HEADLINE
Pertamax Langka di SPBU-SPBU se Banjarbaru, 3-4 Jam Langsung Habis
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax SPBU-SPBU Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan, sulit didapatkan.
Akibat diduga fenomena motor brebet masuk bengkel usai mengisi bahan bakar Pertalite, kini masyarakat memilih beralih ke bahan bakar Pertamax. Kondisi itu ditengarai membuat persediaan Pertamax di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) se Kota Banjarbaru semakin sedikit stoknya.
Diakui Bayu, pengawas SPBU Trikora dekat Masjid Agung Al Munawwarah, jika biasanya pengiriman 8.000 liter kuota untuk Pertamax biasa dihabiskan dalam satu hari, kini Pertamax bisa ludes stoknya dalam hitungan jam saja.
Baca juga: Kasus Uang Rp2,6 Miliar ‘Lenyap’: Belum Lapor Polisi, Bendahara Dinkes Masih Hilang

Bayu, Pengawas SPBU Trikora. Foto : wanda
“Sekali datang tidak menentu, kalau yang biasa paling 8.000 liter sekali pesan. Terjadi bisa dibilang karena demam Pertamax kemungkinan,” ungkap Bayu selaku pengawas SPBU 65.707.02 Jalan Trikora saat diwawancarai, Rabu (19/11/2025) siang.
Di hari normal lainnya, kata Bayu, minimal 6.000 liter Pertamax bisa terjual.
“Kalau sekarang ini kan 8.000 liter paling 4-5 jam sudah habis, soalnya orang banyak pindah ke Pertamax,” sebut dia.
Kekosongan stok Pertamax ini pun sudah terjadi di SPBU dekat Masjid Agun Al Munawwarah sejak empat hari terakhir.
“Kosongnya sudah tiga bahkan empat hari. Karena kalau pengiriman biasanya tiga atau empat hari baru dikirim. Tapi pasti order terus kita,” tutup Bayu.
Baca juga: Dalang Tipu-tipu Mafia Tanah di Kalsel Diungkap Polisi

Sementara di lokasi SPBU pantauan Kanalkalimantan, Rabu (19/11/2025) siang, terlihat pembeli Pertamax silih berganti memasuki area jalur pengisian Pertamax, namun kembali dengan tangan kosong.
Salah satunya Hartono, warga Kelurahan Guntung Paikat mengaku sudah mencari Pertamax di dua SPBU tapi stok habis.
“Dua SPBU sudah dicari, tetap kosong mulai pagi tadi,” ujar warga Banjarbaru yang kesulitan mencari BBM jenis Pertamax.
Hartono mengaku baru kali ini menemui Pertamax yang sulit dicari karena biasanya dirinya lebih memilih mengisi Pertamax karena antrean sepi.
“Aku pasti cari yang cepat mengisinya, mudah-mudahan cepat ada Pertamax karena warga lainnya mungkin bisa juga ingin perlu Pertamax,” harapnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluJalan Baru di Banjarbaru, Konektivitas Wilayah Membuka Aktivitas Ekonomi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPerbaikan Jalan Veteran yang Amblas, Kendaraan di Bawah 6 Ton Diperbolehkan Lewat
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluAmanah Medical Centre dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Keselamatan Kerja
-
Kabupaten Balangan3 hari yang lalu2.752 Santri Asal Balangan Terima Bantuan Pendidikan
-
Kota Banjarbaru9 jam yang laluLapuk Atap Bocor, Renovasi TPA Darul Falah Dibantu Wali Kota Banjarbaru
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Matangkan Aturan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan


