DPRD BANJARBARU
APBD 2026 Defisit Rp106 Miliar, Ketua DPRD Banjarbaru: Masih Bisa Ditutupi Silpa
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sejumlah langkah ditempuh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru untuk bisa menutupi perkiraan defisit anggaran yang akan terjadi hingga Rp106 miliar pada 2026.
Perhatian besar pun tertuju pada rancangan APBD tahun 2026 yang sebelumnya telah disempaikan Pemko Banjarbaru kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru.
Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera mengungkapkan, APBD Banjarbaru yang sebagian besar bersumber dari dana transfer pemerintah pusat harus menghadapi tantangan kebijakan efisiensi pemerintah pusat.
“Memang kalau melihat dari porsi anggaran kita, apalagi juga ditambah kebijakan pemerintah pusat yang dalam hal ini semakin dikedepankan, khususnya terkait efisiensi anggaran,” ujar Ketua DPRD Kota Banjarbaru.
Baca juga: Disdikbud Kalsel Salurkan BSKM untuk 10.030 Pelajar se Kalsel
Adanya penurunan dana Transfer Pemerintah Pusat ke Daerah (TKD) tersebut cukup besar bagi Kota Banjarbaru yakni mencapai Rp353 miliar.
“Tentu saja ini berdampak juga kepada daerah khususnya Banjarbaru yang sebagian besar sumber pendanaan pemerintahnya itu berdasarkan dari dana transfer pemerintah pusat,” jelas Gusti Rizky.
Namum, dalam paparan rencana APBD 2026, tercatat defisit Rp160 miliar dipastikan akan ditutup melalui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya.
“Adanya defisit ini juga bisa kita cover. Kita cover tadi melalui Silpa atau kelebihan anggaran yang ditemukan dari tahun sebelumnya. Silpa masih menutupi, dan masih ada lebih,” ungkapnya.
Baca juga: Ikrar Kesetiaan Pancasila dari Ibu Kota Kalsel, Waspada Gerakan Pemecah Ideologi
Ketua DPRD Banjarbaru berharap arah dan program pembangunan di Kota Banjarbaru yang bersinggungan langsung dengan masyarakat tidak ikut terdampak dengan efisiensi itu.
“Harapannya bisa terus berjalan, apalagi program-program yang memang mengutamakan kepentingan masyarakat ini bisa berjalan dengan baik. Kita juga masih menunggu hasil keputusan dan kebijakan dari pemerintah pusat infonya mungkin di tahun depan akan ada efisiensi gelombang dua,” tuntas Gusti Rizky. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluAnjangsana Pemprov Kalsel, Rudy Ariffin Dukung Keberlanjutan Pembangunan
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluSelawat Bergema di Alun-alun Ratu Zalecha, Al-Habib Ali Zainal Abidin Pimpin Banjar Berselawat
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluKarhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Ancam Pipa Distribusi Utama, PTAM Intan Banjar Lakukan Pemadaman
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluAntisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Kapuas Mantapkan Rencana Kontinjensi Karhutla 2026
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Lisa Melepas Kontingen Banjarbaru ke Jamnas Pramuka XII 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPuluhan Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Keamanan Banjar Berselawat


