Pemprov Kalsel
Disdikbud Kalsel Salurkan BSKM untuk 10.030 Pelajar se Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyalurkan Bantuan Siswa Kurang Mampu (BSKM) kepada 10.030 pelajar jenjang SMA/SMK negeri maupun swasta se-Kalsel.
Program BSKM merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka putus sekolah.
Kepala Disdikbud Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra, mengatakan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama sesuai misi Gubernur Kalsel. Bahkan dalam 10 janji kampanye, pendidikan ditempatkan sebagai janji pertama.
Baca juga: Dana Transfer Pusat ke Banjarbaru Turun 36 Persen, 2026 Berkurang Rp349 Miliar

Total anggaran yang dialokasikan Pemprov Kalsel untuk program BSKM tahun ini mencapai Rp11 miliar.
“Angka putus sekolah di Kalsel masih cukup tinggi di berbagai jenjang. Salah satu penyebabnya adalah faktor ekonomi, karena sebagian anak harus membantu orangtuanya bekerja. Oleh sebab itu, Pemprov Kalsel hadir memberikan bantuan langsung agar mereka bisa tetap bersekolah,” kata Galuh Tantri, Rabu (1/10/2025).
Program BSKM ini menyasar kebutuhan dasar siswa, seperti seragam dan peralatan sekolah. Galuh menjelaskan, biaya sekolah yang kerap menjadi hambatan, termasuk soal seragam, diharapkan bisa teratasi dengan adanya bantuan ini.
Baca juga: Ikrar Kesetiaan Pancasila dari Ibu Kota Kalsel, Waspada Gerakan Pemecah Ideologi
“Bantuan ini diberikan kepada 10.030 siswa dari 306 sekolah, baik SMA maupun SMK negeri dan swasta. Harapan kami, program ini dapat mengurangi beban orangtua serta mendorong anak-anak untuk tetap melanjutkan pendidikan,” terangnya.
Selain bantuan, Disdikbud Kalsel juga menekankan pentingnya komitmen siswa penerima manfaat agar tidak berhenti sekolah.

“Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar tepat sasaran. Proses verifikasi dilakukan berjenjang mulai dari sekolah hingga ke pemerintah provinsi. Tujuannya agar penerima manfaat adalah siswa yang benar-benar membutuhkan,” ucap Galuh Tantri.
Baca juga: Perayaan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin Berakhir, Ini Angka yang Dicatat Wali Kota Yamin
Tantri menambahkan, program ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga perlu kolaborasi antara sekolah, masyarakat, lembaga swasta, hingga penggerak pendidikan di daerah.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kami mohon dukungan seluruh pihak agar program Bapak Gubernur untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kalsel berjalan baik dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/mckalsel)
Reporter: mckalsel
Editor: kk
-
HEADLINE2 hari yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 243 Orang
-
HEADLINE2 hari yang laluEnam Meninggal Dunia, 103 Orang Dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPeduli Keselamatan Relawan Pemadam, Bupati Banjar Serahkan 350 Alat Pelindung Diri
-
HEADLINE1 hari yang laluMenhub: KNKT Investigasi Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8
-
Kabupaten Balangan2 hari yang lalu20 Santri Balangan Diberangkatkan ke Hadramaut


