Kalimantan Selatan
Satu Jemaah Haji Asal Banjarbaru Tinggal Dirawat di RS King Fadh Madinah
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Satu jemaah haji asal Kota Banjarbaru masih harus tinggal di Madinah tak bisa mengikuti kepulangan kelompok terbang (Kloter) Debarkasi Banjarmasin yang tiba di Bandara Syamsuddin Noor, Kamis (26/6/2025) malam.
Diketahui jemaah haji bernama Khamsariah Salim (58) dari Kloter 7 Debarkasi Banjarmasin masih dirawat inap di Rumah Sakit King Fadh Madinah, Arab Saudi.
Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter 7, dr Siska Brina Basri mengatakan bahwa Khamsariah telah dirawat sejak 19 Juni 2025 lalu. Dimana Khamsariah pertama kali ditemukan mengalami riwayat sakit sesak nafas.
“Beliau memang ada sesak nafas dan panas dingin, beliau juga tidak mau makan. Kita laporkan ke dokter visitasi kebetulan saat di Madinah yang berkunjung mendiagnosa penyakit infeksi paru atau pneumonia,” ujar dr Siska Brina Basri, Kamis (26/6/2025) malam.
Baca juga: Kafilah HSU Raih Peringkat Keenam MTQ XXXVI Kalsel 2025
Atas usulan dokter penyakit dalam, maka tim kesehatan membawa Khamsariah ke rumah sakit untuk diperiksa oleh berbagai jenis ahli termasuk pemeriksaan paru, jantung, dan lainnya.
Medis Kloter 7 Bdj ini mengatakan, di tubuh Khamsariah ditemukan cairan yang menumpuk di paru-paru, sehingga memperparah sesak nafasnya dan diharuskan untuk dirawat.

Proses kepulangan jemaah haji Debarkasi Banjarmasin yang tergabung dalam Kloter-7 BDJ di asrama Haji Banjarmasin di Banjarbaru, Kamis (26/6/2025) malam. Foto : wanda
“Hari ketiga perawatan beliau masuk ICU karena kondisi sesak yang semakin meningkat, dan dilakukan fungsi cairan paru yaitu cara untuk mengeluarkan cairan paru-paru,” jelasnya.
Baca juga: Masih Hilang di Tanah Suci, Siti Latifah Jemaah Haji Banjarbaru Pulang Tak Bersama Ayah
Sempat tak sadarkan diri, akhirnya dokter mengambil tindakan mengeluarkan cairan dari dalam paru-paru.
Setelah dilakukan, katanya sejak kemarin kondisi Khamsariah telah stabil dengan dirawat di ruang perawatan biasa.
“Alhamdulillah beliau sudah stabil dirawat di ruang perawatan, kita doakan beliau bisa kembali berkumpul dengan kita di sini,” ungkap dia.
Sebelumnya dijelaskannya, jemaah haji Khamsariah berangkat melaksanakan ibadah haji bersama suami yang mendampinginya. Karena alasan akomodasi, sehingga mengharuskan suami Khamsariah selaku pendamping harus pulang pada Kloter 7 malam tadi.
Baca juga: Kabupaten Banjar Juara Umum Tiga Kali Berturut-turut, MTQN XXXVI Kalsel Ditutup
“Beliau diserahkan tanggung jawabnya ke sektor satu Madinah. Mudah-mudahan dalam dua tiga hari ke depan Insya Allah kondisinya bisa diperkirakan membaik,” tutup dr Siska. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluHadapi Puncak Kemarau, PUPR Kalsel Amankan Ketersediaan Air Irigasi
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluPoros Pemuda Banjarmasin Desak Keterbukaan Proyek Jembatan CUSA
-
HEADLINE3 hari yang laluKadal Terbang Ditemukan di Geopark Meratus Situs Batu Gamping Batu Laki
-
Bisnis3 hari yang laluBRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi, Ada Promo Kredit Kendaraan 1,80%
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDampak Matinya Ikan Keramba di Karang Intan, Pemkab Banjar dan Relawan Bersihkan Aliran Sungai
-
Infografis Kanalkalimantan3 hari yang laluHari Satelit Palapa 9 Juli: Tonggak Sejarah Komunikasi Indonesia


