HEADLINE
Mulai 1 Juni Jembatan A Yani Km 31 Banjarbaru Ditutup Total
Target Selesai Oktober Sebelum Haul Sekumpul Bulan Desember
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan mulai melakukan proyek penggantian jembatan di Jalan Ahmad Yani Kilometer 31 atau tepatnya jembatan di depan Kolam Renang Antasari Kota Banjarbaru.
Jembatan yang diberi nama jembatan S Ulin itu rencananya akan ditutup total per 1 Juni 2025 hingga 3 Oktober 2025.
Terlihat dari papan paket pekerjaan penggantian jembatan di sisi jalan oleh BPJN Kalsel senilai Rp10.265.021.000 dan telah berkontrak per 2 Mei 2025.
Sejumlah spanduk dan rambu-rambu pengalihan arus lalu lintas akibat penutupan yang dilakukan dalam proyek penggantian jembatan di jalan nasional itu juga dipasang pada jalur alternatif.
Baca juga: Mitigasi Bencana Karhutla Prioritas di Kawasan Bandara Syamsudin Noor

Kepala Satker PJN Wilayah II Kalsel, Budianto usai rapat kordinasi Forum LLAJ, di aula Idaman Pemko Banjarbaru, Selasa (27/5/2025). Foto: wanda
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Sartker PJN) Wilayah II Kalsel, Budianto mengatakan, uji coba penutupan jembatan akan dilakukan langsung pada tanggal 1 Juni dan akan berlanjut seterusnya hingga pengerjaan jembatan rampung.
“Tapi mulai sekarang, hingga besok kita sepakat survei dulu, kita ada pemasangan spanduk dan rambu-rambu akan dievaluasi bersama antara Satlantas Polres Banjarbaru, Dishub Provinsi dan Dishub Banjarbaru,” ujar Budianto diwawancarai setelah rapat kordinasi dengan Forum LLAJ, di aula Idaman Pemko Banjarbaru, Selasa (27/5/2025) siang.
Budianto menjelaskan jembatan S Ulin ini pada akhir tahun lalu sempat mengalami kerusakan pada oprit jembatan.
Baca juga: KPU Kalsel Siapkan Pleno Penetapan Paslon Terpilih, Lisa-Wartono Siap Dilantik
Kemudian pihak Satker PJN Wilayah II mengusulkan perbaikan sehingga akhirnya mendapat pendanaan dari APBN proyek pengerjaan penggantian jembatan pada tahun ini.
“Sebenarnya kita sudah berkontrak dari awal Mei, waktu pemasangan sampai akhir Desember, tetapi kami paham juga di akhir Desember ada acara Haul Guru Sekumpul atau pada 28 Desember,” jelas dia.
Dalam perencanaannya, Satker PJN Wilayah II menawarkan dua opsi perbaikan, salah satunya agar lebih cepat selesai jalan dan jembatan harus ditutup total. dan pihaknya bersama Satantas Polres Banjarbaru serta Dinas Perhubungan dapat melakukan pengalihan arus.
Baca juga: PUPR Kalsel Komitmen Bangun Permukiman Layak dan Sanitasi Berkelanjutan
“Secara kontrak 30 Desember, tapi kalau nanti kita tutup jalannya ini dan kita mampu mengalihkan ke jalan yang lain, secara fungsinya kami usahakan di akhir Oktober sudah bisa difungsikan,” ungkapnya.
Sementara itu, dia menjelaskan desain pengganti jembatan akan dilakukan dengan mengubah struktur jembatan dan menaikkan sedikit ketinggian jembatan.
“Jembatan ini kalau kita lihat sudah dilakukan dua kali pelebaran, dan yang aslinya itu dia header komposit, pernah dilebarkan pakai kayu ulin dan ujungnya itu pakai box. Sehingga rencana nanti menjadikan beda, struktur saja sama, agak kita naikkan sedikit tapi tidak extrem,” jelas dia.
Di sisi lain pihak Satker PJN Wilayah II melakukan pemetaan warga yang terdampak atas proyek ini, seperti rumah-rumah yang berdekatan langsung dengan kawasan tersebut.
“Tapi kebetulan rumah-rumah itu duduk di atas saluran, makanya kalau secara struktur tidak terdampak, rumahnya tidak terdampak langsung, tapi di depan itu kita ganti salurannya, detailnya kita minta ke PUPR Banjarbaru,” jelasnya lagi.
Salah seorang warga yang berjualan di kawasan tersebut, Ahmad Sajali mengaku mengetahui rencana penutupan jalan untuk pengerjaan jembatan ini melalui media sosial baru-baru ini.
Dirinya yang merupakan pelaku usaha jahit jok motor di dekat jembatan itu mengungkapkan harapan agar jembatan tidak ditutup total karena berdampak kepada para pelaku usaha di kawasan itu.
“Soalnya mungkin akan berdampak pada usaha-usaha di samping jembatan, terutama bagi penjual makanan, memang kordinasi ke kami belum ada,” ungkap salah seorang warga. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
kampus3 hari yang laluMaju Calon Ketua PMII Banjarmasin, Ini Visi Misi Bawaihi
-
Hukum2 hari yang laluJaksa Dinilai Tak Cermat, Pasal Dakwaan untuk Pendeta Sepuh Sudah Dicabut
-
Olahraga3 hari yang laluMengacu Spobnas, Dispora Kalsel Fokus Atlet Angkat Besi dan Dayung
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluBazar Tebus Murah di Guntung Payung
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluMinim Penerangan Jalan Umum, Ini Titik Rawan Wilayah HSU Jelang Mudik Lebaran
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluBuka Puasa Bersama Jurnalis, Perwakilan Pers Beri Apresiasi ke Bupati Banjar



