DPRD BANJARBARU
DPRD Banjarbaru Bentuk Pansus Mediasi Sengketa Lahan TNI – Warga
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sengketa tanah antar anggota TNI dan warga di Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, memasuki babak baru.
DPRD Banjarbaru sebagai mediator bergerak membentuk Panitia Khusus (pansus). Pansus itu dibentuk usai dilaksanakan dua kali rapat.
Pertama, rapat bersama tim ahli yang ditugaskan untuk membantu DPRD memberikan rekomendasi untuk hasil pansus.
Baca juga: Anggota TNI AL Terlibat Kematian Jurnalis Juwita, Berpangkat Kelasi I di Lanal Balikpapan
Kedua, rapat bersama masyarakat di Kelurahan Cempaka. Pansus meminta data terkait tanah yang bersengleta.
“Pengumpulan data paling lambat 25 Maret ini,” kata Ketua Pansus I, Ririk Sumari, Sabtu (15/3/2025) siang.
Sesuai arahan tim ahli, kata Ririk, ada beberapa tahapan lagi yang akan dikerjakan. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan TNI soal masalah ini. “Kami minta semua data dulu, tak terkecuali TNI,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/bie)
Reporter: bie
Editor: kk
-
HEADLINE1 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE3 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
HEADLINE2 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
HEADLINE2 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
PUPR PROV KALSEL21 jam yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluEnam Pj Kades di Kecamatan Mantangai Dilantik


