HEADLINE
Tumpukan Sampah ‘Kepung’ SLB Negeri 2 Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tumpukan sampah masih jadi masalah yang belum juga selesai selama satu bulan terakhir di Banjarmasin.
Salah satu tempat strategis yang menjadi tempat titik penumpukan sampah persis di depan pintu masuk SLB Negeri 2 Banjarmasin.
Seperti terlihat tumpukan sampah yang menggunung hingga berserakan di jalan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar, terutama kegiatan belajar mengajar.
Menurut guru di SLB Negeri 2 Banjarmasin, Arief Rahman, sampah sudah lama menumpuk di depan sekolah.
Baca juga: 554 WNI Korban Penipuan Online Myanmar Dipulangkan
“(Sampah) ini sudah lama menumpuk, genap dua pekan. Jelas sangat menggangu aktivitas di sekolah, baik kami sebagai guru, siswa, maupun orangtua siswa yang merasakan,” ucap Arief Rahman diwawancarai Kanalkalimantan.com, Rabu (19/4/2025) siang.
Terkait koordinasi dengan pihak terkait, Arief Rahman menyebutkan, sudah ada upaya dari mereka melakukan upaya menanggulangi masalah sampah di depan sekolah mereka. Namun, hingga saat ini belum ada respons.
Dia berharap dengan kepemimpinan wali kota baru, setidaknya ada perubahan yang diberikan.
“Setidaknya sekali sehari sampah di sini ada tindakan. Daripada tidak ada tindakan yang menyebabkan sampah terus menumpuk,” tambahnya.
Baca juga: Temuan Ladang Ganja di TNBTS, Menhut Bantah Isu Penutupan
Meskipun menurut Arief Rahman, ada pihak kebersihan yang mengangkut sampah tadi pagi. Tapi, sampah tak kunjung berkurang hingga siang.
Sehingga terlihat tak efektif atau seperti tak ada perubahan besaran tumpukan sampah antara pagi dan siang. (Kanalkalimantan.com/torieq)
Reporter : torieq
Editor : bie
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





