Kalimantan Selatan
Satgas Pangan Polda Kalsel Tindak Penumpukan atau Pengurangan Bahan Pokok
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan pentingnya kerja sama melakukan pengawasan terkait harga pangan di Provinsi Kalimantan Selatan selama bulan Ramadan.
Hasil monitoring Satgas Pangan Polda Kalsel, ia mengatakan pada dua pekan bulan puasa ini, harga pangan di Kalsel rata-rata masih stabil.
“Saat ini harga masih stabil, kita juga memonitor apabila ada kenaikan harga dan kita mencari solusinya,” ujar Kapolda Kalsel.
Satgas Pangan Polda turut bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dan Bulog melakukan pemantauan kenaikan harga pangan khususnya sembako selama ini.
Baca juga: Penyelewengan Barang Subsidi, Polda Kalsel Sita Ratusan LPG 3 Kg dan 2,5 Ton Solar
Apabila ditemukan pelanggaran yang disengaja dilakukan, baik terhadap sembako maupun bahan pangan lainnya, ia menegaskan polisi akan melakukan penindakan tegas. Pihak kepolisian akan menindak tegas dengan sanksi pidana.
“Apakah ada penumpukan atau pengurangan produksi, nanti kita carikan solusinya bersama-sama,” tegas dia.

Dalam rangka pengendalian pangan serta laju inflasi bulan Ramadan, Polda Kalsel menggelar pasar murah di lapangan Hitam Polda Kalsel, Kamis (13/3/2025) siang.
Baca juga: Jerat Hukum Pemilik “Mama Khas Banjar”, Ini Kewenangan Disperindag Banjarbaru
Pasar murah ditujukan untuk membantu anggota Polri dalam menghadapi bulan Ramadan.
Kegiatan dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel.
“Kita juga melaksanakan pasar murah dan kebetulan kita panen hasil tiga green house, jadi kita berikan cuma-cuma kepada anggota,” ungkap Kapolda.
Adapun bahan pokok (bapok) yang disediakan berbagai bentuk diantaranya beras, telur, minyak goreng, dan gula. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
-
PTAM INTAN BANJAR23 jam yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
HEADLINE3 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluKades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluDiklat BCKS Guru dari HSU Digelar Serentak Bersama Balangan dan Tapin



