Connect with us

Kota Banjarbaru

Subhan Nor Yaumil Dilantik Jadi Pj Sekda Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji Pj Sekda Kota Banjarbaru, di aula Gawi Sabarataan, Senin (3/3/2025). Foto : wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Posisi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru kembali diisi oleh pejabat baru dari jajaranPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Jabatan Pj Sekda yang sebelumnya diisi oleh Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia) Banjarbaru Gustafa Yandi, kini diisi oleh Subhan Nor Yaumil yang merupakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalsel.

Tepat hari Senin (3/3/2025) siang, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin secara resmi melantik Pj Sekda Kota Banjarbaru yang baru, di aula Gawi Sabarataan Balai Kota Banjarbaru.

Baca juga: KPU Kalsel Ambil Alih Pelaksanaan PSU Pilwali Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin bersama Pj Sekda Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil setelah pelantikan. Foto: wanda

Setelah melantik, Wali Kota Aditya menyampaikan pentingnya sinergi antar seluruh komponen pemerintahan di Kota Banjarbaru dengan Pj Sekda yang telah dilantik.

“Karena Pj Sekda adalah Ketua TAPD, sebagai yang memimpin terkait anggaran, sehingga harus mengkordinasikan dengan seluruh SKPD terkait,” ujar Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, Senin (3/3/2025) siang.

Target-target pemerintah kota dikemukakan Aditya, utamanya berkaitan masalah penyesuaian anggaran tahun 2025.

Baca juga: Kampung di Atas Air: Menyusuri Rawa Menuju Desa Bararawa

Dalam rancangan pengganggaran di perubahan tahun 2025, katanya, memuat PR-PR pemerintah seperti permasalahan stunting, inflasi, dan kemiskinan.

“Lalu ada target SAKIP untuk menjadi A tahun ini termasuk juga reformasi birokrasi. Lalu, stunting kita di angka 12,4, walaupun masuk rendah seb Kalsel, tetapi masih ada stunting dan bagaimana stunting bisa kita turunkan lagi,” jelas dia.

Begitu juga masalah kemiskinan, walaupun Banjarbaru tergolong terendah pada angka 3,7 dengan tingkat kemiskinan ekstrem di angka nol koma saja, namun bukan berarti kemiskinan tidak ada.

Baca juga: Kasus Dugaan Kriminalisasi ke Pelaku UMKM, Massa ‘Serbu’ PN Banjarbaru

“Kemiskinan masih ada di angka 3,7 itu, menjadi PR termasuk masalah inflasi dan lainnya, seperti program makan bergizi gratis,” sebutnya.

Menanggapi hal ini, Pj Sekda Banjarbaru Subhan Nor Yaumil mengaku siap mengemban tugas baru baik sebagai pengawas maupun pengarah.

“Ada beberapa target yang disampaikan berkaitan dengan penurunan stunting kemudian dengan SAKIP,” ungkap Pj Sekda Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil.

Baca juga: Cek Stok Sembako, Satgas Pangan Polres HSU: Jangan Panic Buying

Sesuai dengan arahan Wali Kota, target-target tersebut harus menjadi perhatian pihaknya.

“Agar paling tidak berada di jalur yang benar  bahkan mudah-mudahan bisa lebih ditingkatkan lagi,” sambung dia.

Termasuk persiapan pelaksanaan PSU atau Pemungutan Suara Ulang di Kota Banjarbaru, Pj Sekda kembali mengingatkan terkait netralitas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Berkaitan tahun politik, di Banjarbaru akan melakukan PSU, kita ingatkan lagi kepada ASN di lingkup Pemko Banjarbaru agar menjaga netralitas,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca