Hukum
Pria Diduga Gangguan Jiwa Ditemukan Tewas di Sungai Kelayan
BANJARMASIN, Penemuan sesosok mayat kembali menggegerkan Kota Banjarmasin, selepas salat subuh pada Selasa (12/6) sekitar pukul 6.00 Wita. Mayat ditemukan mengapung di Sungai Kelayan, tepatnya depan Gang Rahmat, Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Setelah dilacak, pria berbaju hijau dan celana pendek coklat itu bernama Riduan (23), warga di Jalan Kelayan A, Gang Sidodadi, RT 7 RW 1, Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Terkuaknya identitas korban bermula dari keluarga korban yang mengenali foto korban setelah tersebar di sosial media.
Tante korban, Mufidah (55), mengungkapkan Riduan memang mengalami gangguan jiwa karena tercatat dua kali masuk Rumah Sakit Jiwa Daerah Sambang Lihum Gambut. “Dia sudah mulai malam Senin tidak ada di rumah, padahal orangnya sering diam di rumah saja,” katanya.
Menurut warga, H Idris, mayat dalam kondisi mengapung dan ada ditemukan memar di beberapa bagian badan. Sosok mayat dalam keadaan sudah membengkak dan mengeluarkan bau. Ia terkejut ketika orang kampung heboh sekitar pukul 6.00 Wita.
Sebelumnya, ia menduga mayat itu bukan warga sekitat karena tidak ada yang mengenali. Tubuh mayat segera dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ulin Kota Banjarmasin. “Ada mayat ditemukan di batang (dermaga kayu), tapi warga sini ga ada yang kenalnya,” katanya.
Tim gabungan emergency Kota Banjarmasin sempat kesulitan mengevakuasi korban dari dermaga kayu, sebab kondisi dermaga yang sudah rusak dan sempit. Jajaran Polresta Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Selatan, Polairut, dan TNI, langsung ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Saat ini mayat sudah berada di kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, guna dilakukan visum karena ada ditemukan indikasi akibat kekerasan.
Mayat sebelumnya ditemukan oleh warga Kelayan yang beraktifitas sebagai supir klotok. Johan mengatakan, tanpa sengaja melihat mayat mengambang di permukaan Sungai Kelayan, tepatnya di sungai Kelayan A, Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan, seberang Gang Rahmat. Alhasil tanpa pikir panjang meminta bantuan kepada warga sekitar mengevakuasi mayat dari sungai ke daratan agar tidak larut lebih jauh. Hingga berita diturunkan, identitas korban masih belum diketahui.
Mayat tersebut langsug dibawa ke Kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, menurut pemeriksaan petugas disana, bahwa mayat ini telah mengapung kurang lebih dua hari lamanya. “Menurut ciri-ciri fisiknya ini sudah dua hari di sungai,†ujar petugas kamar jenazah.(ammar)
Editor: Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluGaya Istri Gubernur Kalteng Kala Masyarakat Hirup Asap Pekat Karhutla
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluAsap di Palangka Raya Batasi Jarak Pandang Kurang dari 100 Meter
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluHadir di Tengah Asap, Wali Kota Banjarbaru Semangati Relawan Karhutla
-
HEADLINE23 jam yang laluProfil Gus Kikin: Pengasuh Ponpes Tebuireng, Ketum PBNU 2026-2031
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluLahan di Guntung Ujung Terbakar, Petugas DPKP Kabupaten Banjar Padamkan dalam Waktu Cepat
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTerpapar Asap Karhutla, Sekda HSU Imbau Warga Jaga Kesehatan


