HEADLINE
Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar, 55 Wakil Rakyat Semua di Luar Daerah
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kalimantan Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kalsel jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Senin (20/2/2022) siang.
Aksi yang sudah direncanakan tersebut membawa beberapa tuntutan, terkait pasal kontroversial KUHP, masa jabatan Kepala desa, dan isu lingkungan.
Tiga isu yang dibawa massa aksi BEM SI Kalsel diantaranya penolakan sejumlah pasal kontroversial Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHP) yang baru disahkan.
Kemudian penolakan terkait usulan penambahan masa jabatan Kepala Desa (Kades) dari 6 tahun menjadi 9 tahun yang sebelumnya diusulkan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).
Baca juga: Bupati Banjar Imbau PNS dan Masyarakat Sampaikan SPT Tahunan Tepat Waktu
Selain itu, massa mahasiswa juga menuntut terkait kerusakan jalan nasional di Kabupaten Tanah Bumbu yang sampai saat ini masih belum diperbaiki secara maksimal.
Mereka mempertanyakan terkait tugas dan peran pengawasan DPRD Kalsel dalam usaha perbaikan jalan nasional trans Kalsel-Kaltim yang menghubungkan dua kabupaten Tanbu-Tala tersebut.
Pada aksi tersebut, massa mahasiswa meminta Ketua DPRD Kalsel atau anggota menemui mereka untuk mendengarkan aspirasi yang mereka bawa.
Hanya terlihat Sekretariat DPRD Kalsel, Muhammad Jani dan beberapa pegawai sekretariat DPRD yang menemui massa aksi yang telah memenuhi jalan depan Rumah Banjar tersebut.

Sekretariat DPRD Kalsel mengatakan bawah pada hari ini semua anggota DPRD Kalsel tidak berada di kantor karena sedang melakukan tugas di luar daerah.
“Semuanya saat ini tugas diluar dan tidak ada di kantor,” ungkap Sekretariat DPRD Kalsel Muhammad Jani kepada mahasiswa.
Kekecewaan massa aksi diungkapkan oleh Ketua BEM SI Kalsel Yogi Ilmawan dihadapan perwakilan DPRD Kalsel, pihaknya merasa kecewa karena tidak ada satupun dari 55 orang anggota DPRD Kalsel yang berada dikantor untuk menemui mereka.
Baca juga: Harga Minyak Goreng Naik, Stok di Banjarbaru Diklaim Aman hingga Puasa
“Bagaimana mungkin 55 orang anggota DPRD Kalse semuanya saat ini tugas di luar dan tidak ada di kantor,” kata Yogi.
“Begitu tega mengecewakan kami yang berdemonstrasi,” tambahnya.
Ratusan anggota kepolisian dari Polresta Banjarmasin dan Brimob Polda Kalsel melakukan pengamanan pada aksi tersebut.
“Kami mengapresiasi kedatangan kawan-kawan, dan kami bertugas untuk mengamankan,” kata Wakapolres Kalsel, AKBP Pipit
Dua buah mobil water canon dan satu buah mobil sound system milik Polresta Banjarmasin disiapkan didepan gedung DPRD Kalsel untuk mengurai massa. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter: Rizki
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluMPP Banjarbaru Dikunjungi Komisi III DPR RI
-
HEADLINE2 hari yang laluPerlu Jaringan Kereta Api Kalimantan, Perkuat Konektivitas Antarwilayah
-
Budaya2 hari yang lalu“Puisi dalam Banyak Wajah” Apresiasi Sastra Inklusif Hari Puisi Taman Budaya Kalsel
-
Hukum2 hari yang laluTipu-tipu Ngaku Anggota Polisi, Warga Gunung Tinggi Tanbu Ini Berakhir Bui
-
HEADLINE12 jam yang laluBNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluBPBD Balangan Bekali Kemampuan Relawan Destana


