DPRD BANJARBARU
Godok Raperda Ekraf, Ini Kata Ketua Pansus DPRD Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru terus menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang ekonomi kreatif yang diajukan pemerintah kota.
“Kami bersama anggota Pansus dan tim Raperda dari Pemko Banjarbaru terus menggodok Raperda ekonomi kreatif,” ujar Ketua Pansus Raperda Ekonomi Kreatif DPRD Kota Banjarbaru, Windi Novianto, Jumat (7/10/2022).
Dia mengatakan, Pansus bekerja sama dengan tim Raperda Pemko dari Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi UMKM, Diskominfo, Disporabudpar dan Bagian Hukum membahas Raperda Ekraf itu.
Raperda Ekraf bertujuan mengembangkan usaha kreatif guna meningkatkan kemampuan di bidang manajemen, permodalan, teknologi, jiwa kreatif dan kompetensi dengan memperhatikan kearifan lokal.
Baca juga : Melalui Kanal Podcast, Zairullah Azhar Beberkan Prinsip Hidup hingga Jadi Ayah Ribuan Anak Yatim
“Pembahasan Pansus Ekraf juga mendorong adanya forum koordinasi ekonomi kreatif yang terdiri dari unsur Pemko, akademisi, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, dan unsur media,” ungkapnya.
Masih menurut Windi –biasa disapa-, forum dari berbagai unsur tersebut bertugas melakukan penataan dan pengembangan pada ekraf, penguatan jaringan kerja serta intermediasi pemangku kebijakan.
“Para pemangku kepentingan juga dilibatkan termasuk pelaku ekraf, sehingga bisa bersama-sama dalam upaya memajukan ekonomi kreatif yang hasilnya berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” kata kader PDIP ini. (Kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluHadapi Puncak Kemarau, PUPR Kalsel Amankan Ketersediaan Air Irigasi
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPoros Pemuda Banjarmasin Desak Keterbukaan Proyek Jembatan CUSA
-
HEADLINE2 hari yang laluKadal Terbang Ditemukan di Geopark Meratus Situs Batu Gamping Batu Laki
-
Bisnis2 hari yang laluBRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi, Ada Promo Kredit Kendaraan 1,80%
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluHari Satelit Palapa 9 Juli: Tonggak Sejarah Komunikasi Indonesia
-
HEADLINE3 hari yang laluAmplop Putih Menhut Raja Juli, Dugaan Korupsi dari Uang 914 Petani


