Kabupaten Tanah Bumbu
Safari Isra Mi’raj Bupati Tanbu di Masjid Jami Baiturrahim Mantewe
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Bupati Kabupaten Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar bersama rombongan ke Masjid Jami Baiturrahim, Desa Suka Damai, Kecamatan Mantewe menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, Jum’at (18/2/2022).
Bupati Tanbu Zairullah bertemu para alim ulama, guru agama, tokoh agama maupun tokoh masyarakat tanpa mengurangi rasa hormatnya.
Shalat Jum’at berjamaah dengan Khutbah Jum’at dipimpin Habib Yahya Al Muhdor kemudian dilanjutkan dengan dilaksanakannya peringatan Isra Mi’raj.
Camat Mantewe, Nyariman menyampaikan rasa terimakasih dan mewakili masyarakat Kecamatan Mantewe menyambut baik kedatangan Bupati Tanbu beserta rombongan.

Baca juga : Kids Library Palnam Bikin Betah, Anin Ngambek Diajak Pulang, Ada Anak Sengaja Sembunyi
“Ini mengingatkan kita, pada sejarah Tanah Bumbu di tahun 2005, Abah Zairullah lah yang melakukan peletakan batu pertama Masjid Jami Baiturrahim,” katanya.
Ia melanjutkan terkait perkembangan di Kecamatan Mantewe dan vaksinasi yang sedanga berjalan.
Kecamatan Mantewe, telah membangun rumah tahfiz di lima desa dan diperlukan bantuan tenaga pendidik.
“Mantewe tiada hari tanpa digelarnya pelaksanaan vaksinasi, dibantu oleh jajaran tiga pilar. Kami sedang mengembangkan obyek wisata desa, salah satunya yang sudah berjalan adalah Obyek Wisata Gua Liang Bangkai,” beber Camat Mantewe.
Baca juga : Isra Mi’raj di Masjid Baiturrahim, Bupati Zairullah Beber Alasan Pakai Baju Khas Tanbu
Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar atau akrab disapa dengan panggilan Abah Zairullah mengungkapkan, kegiatan safari Isra Mi’raj akan terus dijalankan sebagai upaya silaturrahim yang merupakan prinsip dalam membangun Tanbu.
“Ini semua karena kekuatan dari doa orang-orang yang tulus dan terbukti dari upaya kegiatan pemerintahan yang kita terapkan. Semoga, Tanah Bumbu ini bisa kembali seperti dulu, berhasil menjadi kabupaten nomor satu se Indonesia,” bebernya.
Ustadz Abdul Haris dalam ceramah menyampaikan nasehat agama terkait kemuliaan bulan Rajab dengan menceritakan sebuah kisah perjalanan Rasulullah.
Barang siapa, memuliakan Bulan Rajab dengan memperbanyak membaca istigfar maka akan diringankan siksa kuburnya.
“Siapa di antara kita, yang menghidupkan bulan Rajab, maka hatinya tidak akan mati ketika mayoritas hati manusia itu mati,” ujarnya. (kanalkalimantan.com/ftr)
Reporter : ftr
Editor : bie
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluTPP ASN Pemprov Kalsel Naik 26 hingga 98 Persen
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluAbsensi Digital SITELADAN Mulai Diterapkan, 536 Guru Non ASN di HSU Gunakan Sistem Biometrik
-
Hukum2 hari yang laluDirjenpas Mashudi Mundur Buntut Hunian Mewah di Lapas Cibinong
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPencanangan Kamis Hanjak Berbudaya di SMPN 2 Pulau Petak
-
HEADLINE3 hari yang laluNakhoda Kapal Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditahan di Polda Kalsel
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Halaby: Ketersedian “Piring Makan” Harus Terjaga


