Hukum
Dua Pelajar SMKN 3 Banjarbaru Ini Jalurnya Kena Potong Scoopy Hitam
BANJARBARU, Niat hati ingin nongkrong sambil makan bareng, dua siswa SMKN 3 ditabrak lari orang tak dikenal, Minggu (18/2). Alvita Dian Nova (16) dan Normaulida Yanti (17) siswa SMKN 3 Banjarbaru saat itu mengikuti kegiatan kepramukaan. Keduanya naik motor Honda Beat hendak mencari makanan di kawasan lapangan basket Rebatic, Jalan Pangeran Suriansyah, Banjarbaru.
Namun naas seorang pengendara laki-laki yang menggunakan motor Honda Scoopy warna hitam yang tidak diketahui indentitasnya memotong jalan dan menyerempet kedua pelajar ini dari jalur kanan menuju jalan sebelah kiri dengan kecepatan tinggi.
Seketika itu juga, Alvita Dian Nova dan Normaulida Yanti yang berboncengan oleng lalu terjatuh. Si pengendara Scoopy hitam langsung tancap gas meninggalkan kondisi Nova yang mengalami luka lecet di wajah bagian pelipis atas alis sebelah kanan dan di bagian bawah mata sebelah kanan, luka lecet di tangan kanan, memar di siku kiri, lecet kaki sebelah kanan dan terbentur stang sepeda motornya di bagian dada. Sedangkan Maulida mengalami cidera di siku kanan dan bagian panggul sebelah kanan.
“Kami mau beli ayam geprek tapi diserempet dari sebelah kanan,†ujar Nova merintih kesakitan di lokasi kejadian.
Nova dan Maulida yang masih saudara sepupu ini hanya bisa menahan sakit akibat luka yang mereka alami. Karena ketakutan akan luka dan trauma atas kejadian tersebut korban enggan di bawa ke rumah sakit. Keduanya lebih memilih menunggu orang tuanya datang yang beralamat jalan Pembangunan RT 4 RW 2 Kelurahan Landasan Ulin Tengah.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian Didi mengatakan, sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan menggunakan motornya, namun sayang pengejaran dari lapangan Rebatic Banjarbaru hingga Balitan tak bisa terkejar.
“Jarak paling dekat cuman 20 meter saja. Kendaraan saya tidak mampu mengejar pelaku,†ujar Didi.
Dibantu oleh tim emergency dan ambulance PMI Kota Banjarbaru kedua korban ini dibawa ke rumah untuk dirawat mandiri oleh keluarga. (devi)
Editor: Abi Zharrin Al Ghifari
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWakapolda Kalsel Janjikan Zero Tolerance Pelanggaran Anggota
-
HEADLINE3 hari yang laluDitagih Mahasiswa, Kasus-kasus Polda Kalsel Libatkan Polisi yang Tak Tuntas
-
NASIONAL2 hari yang laluJalan Hidup Fadia Arafiq dari Penyanyi Dangdut, Bupati, Berujung OTT KPK
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluIni 6 Tuntutan BEM se-Kalsel kepada Kepolisian
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluPasar Murah Diskoperindag HSU di Desa Tambalang Raya
-
HEADLINE3 hari yang laluIran Tutup Selat Hormuz, Kapal Nekat Lewat Akan Dibakar

