Kalimantan Tengah
Kapal Tongkang Meledak di Pangkalan Bun, Satu Korban Meninggal
KANALKALIMANTAN.COM, PANGKALAN BUN – Sebuah kapal tongkang milik PT Korindo Ariabimasari di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, meledak hebat, Senin (5/7/2021) sekitar pukul 10.07 WIB.
Ledakan hebat terjadi di sekitar Sungai Arut di sekitar dermaga perusahaan PT Korindo Ariabimasari di Kelurahan Mendawai RT 11, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Dalam peristiwa ini pekerja tongkang satu orang meninggal atas nama Fauzi, satu orang luka bakar serius dan sudah dilarikan ke RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dan dua pekerja lainnya selamat.
Baca juga: Bupati Barsel Minta Masyarakat Tetap Taati Prokes untuk Lawan Covid-19
Baca juga: PENTING. Ini Syarat yang Harus Dibawa Sebelum Terbang dari atau ke Bandara Syamsudin Noor!
Suara ledakan mencapai radius 4 kilometer dan sempat mengagetkan warga Pangkalan Bun. Tongkang tersebut mengangkut cairan methanol.

Salah satu korban luka bakar dari kapal tongkang yang meledak di Pangkalan Bun. Foto: ist
Dalam rekaman CCTV yang beredar kapal tongkang meledak dengan keras sehingga menyebab kan sejumlah material tongkang berterbangan ke udara. “Sekitar pukul 10.15 WIB kami menerima laporan meledaknya tongkang dan kita langsung meluncur ke TKP,” ujar Kabid Damkar Kobar Agus Dwi Suhartoni.
Hingga berita ini diturunkan, Kanalkalimantan.com masih menunggu informasi lebih lanjut terkait penyebab kejadian tersebut. (kanalkalimantan.com/kk)
Editor: cell
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





