Kabupaten Banjar
Upaya Menghidupkan Kembali Kampung Arguci di Martapura
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Banjar berupaya menghidupkan kampung airguci dan manik menjadi sentra pembuatan.
Hal ini disampaikan Ketua Dekranasda Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas saat membuka kegiatan pelatihan arguci tahun 2021 yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar.
Pelatihan arguci menjadi bagian program dalam penyusunan evaluasi rencana pembangunan industri kabupaten/kota, di gedung Dekranasda Banjar, Selasa (25/5/2021)
Baca juga: KABAR DUKA: Istri Gubernur Kalsel Dua Periode Rudy Ariffin Meninggal Dunia
Nurgita Tiyas mengaku optimis kedepan berkembang sentra atau titik kampung arguci dan manik di Kabupaten Banjar.
Sehingga sentra arguci dan manik ini terus menjadi lapangan pekerjaan penopang ekonomi di Kabupaten Banjar.

“Didampingi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar, kami optimis sentra kampung arguci dan manik berkembang kedepannya” ujarnya.
Kegiatan pelatihan arguci kali ini diharap bisa membawa perubahan dalam hal pengembangan produk.
Sementara, Kepala Disperindag Banjar I Gusti Made Suryawati mengatakan, kerajinan arguci merupakan salah satu produk unggulan yang dimiliki oleh Kabupaten Banjar.
Menurutnya, kerajinan arguci ini harus di lestarikan keberadaannya, kemudian memberikan inovasi dan memodifikasi agar kerajinan ini bisa berkembang dan terlihat lebih menarik untuk dipasarkan.
Baca juga: Tangis Ovie Pecah Lihat Ibunda Dikebumikan
“Rencana kedepan Disperindag akan membuat kampung sentra arguci di wilayah Martapura Timur tepatnya di Kampung Melayu, dimana di kampung tersebut sudah terdapat 50 perajin arguci,” ungkap Made.
Kegiatan pelatihan ini di tutup dengan penyerahan secara simbolis alat-alat pelatihan arguci oleh Ketua Dekranasda Banjar didampingi Kepala Disperindag Banjar kepada dua orang peserta pelatihan.
Pelatihan sulam arguci yang merupakan salah satu kerajinan khas Kalimantan Selatan, ini diikuti pelaku UMKM yang berlangsung selama 5 hari. (kanalkalimantan.com/mckominfobanjar/yuda)
Editor : kk
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
HEADLINE2 hari yang laluWalhi: Pemerintah Tidak Serius Tangani Karhutla di Kalteng
-
Hukum3 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPerpedayak Kapuas Salurkan Bantuan Sosial Peduli Karhutla ke Posko
-
Hukum3 hari yang laluDiduga Mengandung Kokain, 4.364 Liquid Vape Disita
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluProduk Kriya Unggulan UMKM Banjarbaru Tampil di Trade Expo Indonesia 2026



