Pilgub Kalsel
4 Jam di Bawaslu, Haji Denny: Bukti Pelanggaran Tersebar di 13 Kabupaten Kota
KANALKALIMANTAN. COM, BANJARMASIN – Setelah selama empat jam menjalani proses penelitian kelengkapan berkas pelaporan di Bawaslu Kalsel, cagub Denny Indrayana yang kembali melaporkan dugaan kasus pelanggatan Pilkada, akhirnya keluar dari kantor Bawaslu di JL RE Martadinata, Rabu (4/11/2020) pukul 00.40 Wita. Pakar hukum Tata Negara ini kepada jurnalis yang menunggu usainya laporan, mengatakan seluruh berkas sudah diserahkan.
Alasanya lamanya waktu pemeriksaan karena menyangkut wilayah yang sangat luas, di 13 kabupaten kota, serta sejumlah 107 bukti dugaan pelanggaran.
“Mengumpulkan bukti yang ada di 13 kabupaten kota ini bukanlah hal yang mudah, salah satunya peristiwa yang sangat banyak ini adalah kegiatan membagikan beras bantuan bansos yang menyimpang, ” tegasnya.
Deny Indrayana dalam pelaporannya tidak menyebutkan nama- nama para saksi, terkait rentan adanya intimidasi. Meski ia mengapresiasi para saksi ini yang turut menyempurnakan proses yang akan berjalan di Bawaslu.
Ditambahkanya, ia sendiri akan menyurati Bawasku untuk mendatangkan para ahli dalam penanganan laporannya. Termasuk bersurat kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk melindungi para saksi dalam mencari kebenaran.
“Saya juga mengajak masyarakat Kalimantan Selatan dalam melihat pemilih jujur yang adil, serta pernah melihat praktik pelanggaran bisa menghubungi Tim H2D, ” jelasnya.
Terkait laporannya ke Bawaslu Kalsel ia berharap Bawaslu bekerja secara independen.
Setelah laporannya di terima dari Bawaslu Kalsel, komisoner Bawaslu serta staf yang ada belum bisa dimintai keterangan. (Kanalkalimantan.com/putra)
Editor : Cell
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”
-
Bisnis2 hari yang laluLPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung
-
NASIONAL2 hari yang laluPemerintah akan Bangun Yonif TP Setiap Kabupaten dan Kota se Indonesia
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluGubernur Muhidin Apresiasi Pengelolaan Sampah di Banjarbaru
-
HEADLINE2 hari yang laluTantangan Banjarbaru sebagai Ibu Kota Kalsel di Usia 27 Tahun
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluTingkatkan Kapasitas Pemuda, DPMD Kabupaten Banjar Gelar Bimtek Karang Taruna






