Connect with us

Kabupaten Banjar

4 Kecamatan Masih Banjir, Wabup Banjar Serahkan Bantuan di Keraton

Diterbitkan

pada

Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyie serahkan bantuan sembako kepada warga di RT 22, 23, 24 dan 25 Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura, Selasa (23/3/2021) sore. Foto: mckominfobanjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyie serahkan bantuan sembako kepada warga di RT 22, 23, 24 dan 25 Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura, Selasa (23/3/2021) sore.

Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Banjar terhadap masyarakat yang terdampak banjir. setelah mendapatkan laporan yang di sampaikan Ketua RT setempat terkait semakin meningginya banjir yang menggenangi permukiman.

Wakil Bupati Banjar mengatakan, bantuan yang diserahkan tersebut diperuntukan bagi warga yang betul-betul terdampak akan banjir. Ia juga meminta masyarakat untuk cepat memberikan laporannya terkait banjir dan jumlah kepala keluarga yang terdampak, baik laporan melalui pesan singkat WhatsApp, kelurahan maupun camat, sehingga pihaknya juga bisa melakukan tindakan cepat tanggap.

“Seperti yang dilaporkan oleh ibu Ketua RT di sini, sehingga bisa ditanggapi cepat oleh BPBD, Insyaallah persediaan bantuan masih ada, dan kita langsung memberikannya kepada masyarakat,” ujar Wabup Banjar.



 

Baca juga: Tunggu Teman Ingin Nikmati Sabu Bareng, Pria Warga Antasan Dibekuk Polisi

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banjar Irwan Kumar memastikan stok bantuan berupa sembako masih aman untuk membantu masyarakat.

Ditambahkannya, hingga saat ini 4 kecamatan masih terendam banjir,“ Kecamatan Cintapuri Darussalam, Sungai Tabuk, Martapura Barat dan Kecamatan Martapura Timur dengan ketinggian air 30 hingga 40 centimeter,” ujarnya.

Disamping pihaknya yang selalu melakukan monitoring terhadap ketinggian air, Irwan Kumar juga meminta masyarakat untuk tetap waspada akan kondisi banjir saat ini.
Di lokasi ini sendiri banjir menggenangi rumah warga terjadi sejak akhir Desember tahun lalu, puncaknya pertengahan Januari 2021 yang membuat warga banyak mengungsi. Beberapa kali mengalami penurunan debit, saat ini kembali meninggi. (kanalkalimantan.com/mckominfobanjar)

Editor : kk


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->