Budaya
11 Provinsi Ramaikan Festival Pawai Budaya Nusantara di Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Festival Pawai Budaya Nusantara turut menghiasi Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXIV, Selasa (16/9/2025) siang.
Ada 11 provinsi yang ikut serta dalam pawai ini diantaranya Yogyakarta, Banten, Sulawesi Tenggara, Maluku, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, dan Lampung.
Pawai ini mencerminkan keragaman seni dan budaya para utusan dari berbagai daerah hadir membawakan identitas khas masing-masing mulai dari busana, tarian, musik, hingga pertunjukan seni.
Baca juga: Komentar Pustanto Melihat Karya Seni Rupa Kalsel

Kepala Taman Budaya Kalimantan Selatan, Suharyanti. Foto: fahmi
Kepala Taman Budaya Kalimantan Selatan (Kalsel), Suharyanti menganggap kegiatan ini sebagai momentum tepat untuk mempromosikan budaya lokal.
“Ini adalah kesempatan yang bagus sekali untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa inilah budaya Nusantara,” ucap Suharyanti.
Dalam konvoi pawai, peserta disambut oleh para pelajar SD di pinggir Jalan A Yani, Banjarmasin yang semakin menambah kemeriahan acara.
“Ini adalah kebanggaan bagi kami semua, semoga jadi edukasi kepada masyarakat khususnya anak-anak supaya melihat bentuk-bentuk kesenian dari beberapa provinsi,” ungkap Suharyanti.
Provinsi Kalsel menampilkan sejumlah pertunjukan tradisi seperti mandi-mandi 7 bulanan, kuntau, dan hadrah.
Baca juga: Dukung 86 Bank Sampah, Pemko Banjarbaru – PLN Berikan 47 Unit Motor Roda Tiga

Kepala Taman Budaya Yogyakarta, Purwiati. Foto: fahmi
Sementara Kepala Taman Budaya Yogyakarta, Purwiati mengatakan, pihaknya memilih tema pawai yang disebut Sabda Sagara Nyawiji Ing Ngayojorto atau Perjanjian Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta.
“Kami membawakan konsep spiritual antara Keraton Yogyakarta dan Ratu Kidul yang diterjemahkan ke dalam pertunjukan-pertunjukan,” ujar Purwiati.
Mengingat Kota Banjarmasin adalah Kota Seribu Sungai, pihaknya mengadaptasi karakteristik tersebut dalam konsep pertunjukan pawai.
“Kita menyesuaikan dengan potensi yang ada di Kalimantan Selatan, sehingga kami mengambil konsep yang terkait air,” jelas Purwiati.
Persiapan sekitar satu bulan, Taman Budaya Yogyakarta melibatkan 21 penampil, dimana 13 penampil adalah penari dan sisanya pendukung. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluShuttle Bus Perkantoran Meluncur Agustus, Bus Listrik di Koridor Jam Sibuk
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPoros Pemuda Banjarmasin Desak Keterbukaan Proyek Jembatan CUSA
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluHadapi Puncak Kemarau, PUPR Kalsel Amankan Ketersediaan Air Irigasi
-
HEADLINE2 hari yang laluKadal Terbang Ditemukan di Geopark Meratus Situs Batu Gamping Batu Laki
-
Bisnis1 hari yang laluBRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi, Ada Promo Kredit Kendaraan 1,80%
-
HEADLINE2 hari yang laluAmplop Putih Menhut Raja Juli, Dugaan Korupsi dari Uang 914 Petani


