Connect with us

HEADLINE

Wali Kota Yamin Janji Bereskan ‘Darurat Sampah’ Banjarmasin Dalam 100 Hari

Diterbitkan

pada

Tumpukan sampah di TPS Pasar Antasari Banjarmasin yang terus menggunung. Foto: rizki

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pekerjaan Rumah alias ‘PR’ mendesak langsung dihadapi Wali Kota Banjarmasin HM Yamin dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda.

‘Mewarisi’ persoalan sampah dan TPA Basirih yang tak boleh lagi dibuka harus dituntaskan agar Kota Banjarmasin lepas dari ‘Darurat Sampah’.

Wali Kota Yamin berjanji untuk bisa membereskan langsung permasalahan sampah di Kota Banjarmasin.

Meski sepekan ke depan, Wali Kota Banjarmasin mengikuti retret dengan seluruh kepala daerah di Lembah Tidar, Akademi Militer Magelang. Namun, dirinya akan mempercayakan penanganan permasalahan sampah ini kepada Wakil Wali Kota Hj Ananda untuk dibahas bersama SKPD dan pihak terkait lainnya.

Baca juga: Lazismu Kalsel Evaluasi Program dan Susun Rencana Kerja 2025

Wali Kota Yamin membeberkan, sebenarnya ada 22 program kerja yang mereka miliki, dan ingin seluruhnya bisa dilaksanakan secepatnya.

“Namun saat ini kami mau tambahkan yang menjadi prioritas adalah, penanganan masalah sampah dan sungai,” ujarnya selepas pelantikan, Kamis (20/2/2025).

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda saat pelantikan di Jakrta. Foto: humas pemko banjarmasin

Disebutkan Wali Kota Banjarmasin 2025-2030, dirinya telah melakukan koordinasi dan konsolidasi beberapa kali dengan para akademisi untuk menangani kondisi ‘darurat sampah’ di Kota Banjarmasin.

Baca juga: Intimidasi di Balik Layar: Sukatani dan ‘Bayar Bayar Bayar’ yang Tak Bisa Dibayar

Di antaranya membuat konsep pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih ke depannya. Konsep tersebut akan dibawa ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk dipresentasikan.

Berharap Kota Banjarmasin bisa mendapatkan kelonggaran dari KLH agar TPA Basirih tidak sepenuhnya ditutup untuk dilakukan pengolahan sampah di area tersebut. “Kami berharap di masa jabatan setelah 100 hari, persoalan sampah ini bisa terselesaikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota (Wawali) Banjarmasin, Hj Ananda mengaku, nantinya pada hari Senin (25/2/2025) ia akan memimpin apel perdana di Balai Kota Banjarmasin.

Wawali Banjarmasin langsung mengagendakan penanganan sampah di Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah pertemuan dengan akademisi dari Jepang yang merupakan ahli tata ruang.

Baca juga: Empat Tersangka Penerima Suap PUPR Kalsel Disidang Pekan Depan

“Ahli dari Jepang datang sendiri ke Banjarmasin untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, terkait darurat sampah. Jadi Kita akan langsung bekerja,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/rizki)

Reporter: rizki
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca