Connect with us

DPRD Kota Palangka Raya

Wakil Ketua Komisi I DPRD Palangkaraya: Jangan Percaya Oknum Janjikan Kelulusan CPNS

Diterbitkan

pada

Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangkaraya, Syaufwan Hadi. Foto: ist

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA – Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangkaraya, Syaufwan Hadi, mengingatkan masyarakat agar tidak percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Meski Pemerintah Kota Palangkaraya hingga kini belum membuka rekrutmen CPNS tahun 2026. Tetapi kami mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Calon peserta mempersiapkan diri dengan belajar dari soal-soal seleksi sebelumnya serta meningkatkan kesiapan diri menghadapi tahapan seleksi.

Mekanisme seleksi CPNS saat ini telah berjalan dengan sistem yang jelas dan terstruktur. Proses pelaksanaan disebut mengacu langsung pada ketentuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca juga: Srikandi PLN UIP3B Kalimantan Goes to School Serentak di Empat Provinsi

Menurut Syaufwan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangkaraya telah memiliki sistem yang baik dalam tahapan perencanaan hingga pengumuman hasil seleksi.

“Berkaitan dengan sistem seleksi, kami meyakini BKPSDM telah menjalankan perencanaan, pelaksanaan ujian, hingga pengumuman hasil dengan baik,” ucapnya.

Syaufwan menjelaskan, seluruh persyaratan maupun materi soal dalam seleksi CPNS ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sementara pemerintah daerah hanya menjalankan proses teknis sesuai aturan yang berlaku.

Kondisi tersebut membuat proses penerimaan CPNS transparan dan sulit untuk dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu yang mengaku bisa membantu peserta lolos seleksi.

“Persyaratan maupun materi soal telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah hanya bertindak sebagai pelaksana,” ujarnya.

Syaufwan menambahkan, Komisi I DPRD Palangkaraya optimistis proses rekrutmen CPNS nantinya dapat berjalan terbuka dan profesional tanpa menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat diminta memanfaatkan waktu sebelum pembukaan seleksi resmi dengan meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi tahapan tes.

“Oleh karena itu, kami di Komisi I meyakini bahwa proses penerimaan nantinya akan berlangsung secara transparan dan tidak menimbulkan keraguan,” pungkas Syaufwan. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter: kk
Editor: bie


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca