Connect with us

Kota Banjarbaru

Umat Nasrani di Banjarbaru Yakin Aksi Teror Tak Bisa Koyak Persatuan Antar Umat Beragama

Diterbitkan

pada

Ketua Pemuda Gereja GPIB Effatha, Rico Stephen Tarigan. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Rangkaian aksi teror yang terjadi beberapa hari terakhir tak membuat persaudaraan antar umat beragama di Banjarbaru menjadi renggang. Justru sebaliknya, seluruh komponen masyarakat lintas suku dan agama, bersatu untuk mengalahkan aksi kekerasan dengan dalih agama.

Keyakinan tersebut juga disampaikan Ketua Pemuda Gereja GPIB Effatha, Rico Stephen Tarigan (25), yang mengatakan aksi teror di Katedral Makassar dan Mabes Polri tak akan mampu mengoyak persatuan antar umat beragama.

“Memang sangat disayangkan. Namun jangan sampai peristiwa ini justru membuat perpecahan antar golongan karena kita semua bersaudara,” ungkapnya kepada Kanalkalimantan.com, Rabu (1/4/2021).

Meski demikian, Rico berharap masyarakat agar tidak lengah dan tetap waspada atas aksi terorisme.



“Selama setahun belakangan memang kita mengalami kondisi pandemi covid dan ibadah dilakukan secara daring, namun hal itu tidak seharusnya membuat kita menjadi lengah dan kita bisa lihat insiden beberapa hari lalu dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Gereja Effatha yang terletak di Jalan Ahmad Yani Km 33, Guntung Payung, Landasan Ulin, Banjarbaru, memang termasuk obyek vital yang dijaga oleh polisi. Gereja Effatha masuk wilayah sektor Polsek Banjarbaru Barat.

Baca juga : Jelang Paskah, Gegana Brimob Polda Kalsel Amankan Gereja di Banjarmasin

Menjelang Paskah ini, Polsek Banjarbaru Barat sendiri telah melakukan dialog dengan gereja Katolik Santo Yohanes Pemandi di Jalan Hercules Selasa (31/3/2021) malam. Namun hal tersebut tidak membuat gereja gereja dari komunitas Nasrani lain juga ikut lengah.

“Walaupun aparat keamanan datang dengan sendirinya, namun jemaat dituntut harus sigap dan waspada,” kata mantan ketua Gerakan Pemuda GPIB Kaltengsel ini.(kanalkalimantan.com/pras)

 

Reporter : Pras
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->