Connect with us

Kalimantan Selatan

Trending Topic #PrayforKalsel Capai 15 Ribu

Diterbitkan

pada

Tagar PrayForKalsel menjadi Trending Topic di Twitter, Kamis (14/1/2021) pagi. Foto: andy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Di tengah upaya membentengi diri dari pandemi Covid-19, masyarakat Kalimantan Selatan dipaksa mengungsi dari rumah mereka akibat terjangan banjir besar di awal tahun.

Deretan peristiwa banjir sejak beberapa hari terakhir, terpantau di 5 wilayah kabupaten kota. Yakni, Kabupaten Tanah Laut, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tapin.

Menilik data BPBD Provinsi Kalsel, total korban terdampak banjir secara keseluruhan di Banua, ada sebanyak 21.506 jiwa. Sedangkan, untuk total rumah warga yang terkena imbas banjir ada sebanyak 6.235 unit.

Banjir besar di Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapat perhatian dari netizen. Bahkan tagar #PrayForKalsel menjadi trending topic di Twitter sejak Kamis (14/1/2021) pagi.



 

Pantauan pada pukul 08.53 WIB, tagar tersebut menduduki peringkat teratas di Tanah Air dengan 6.575 tweets. Sejumlah video banjir yang merendam permukiman juga dibagikan netizen.

Diantaranya dibagikan Bx melalui akun @markeuroxx. “All my moots, Please pray for my area and the area around where I live because it is inundated by floods:( mohon doanya ya semoga lekas surut:( #PrayForKalsel,” tulisnya. Dan masih banyak visual lain yang dibagikan netizen.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Mujiyat mengatakan, Rabu (13/1/2021), kondisi terparah masih terjadi di dua kabupaten yaitu Banjar dan Tanah Laut.

“Sejak tadi malam hingga sepanjang siang hari ini hujan masih mengguyur dengan intensitas cukup tinggi, sehingga debit air tak menyurut bahkan terus meninggi,” kata dia di Martapura seperti dilansir Republika.co.id.

Ribuan rumah di 10 kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Banjar kini terendam dengan ketinggian air bervariasi. Dimana Kecamatan Pengaron, salah satu yang terparah ketinggian airnya mencapai dua hingga tiga meter.

Berdasarkan data BPBD Kalsel, peristiwa banjir paling masif terjadi di Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah korban terdampak saat ini sebanyak 16.248 jiwa.

Mencangkup wilayah Kecamatan Bati-Bati, Tambang Ulang, Kurau, Bumi Makmur, Kintap, Jorong, serta Pelaihari yang merupakan pusat perkotaan daerah Tanah Laut.

Kendati demikian, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalsel Abriansyah mengatakan untuk lokasi terparah terdampak banjir sebenarnya terjadi di Kabupaten Banjar, khususnya di Kecamatan Pengaron.

Fakta ini merujuk atas kondisi debit air yang terus meningkat tiap jamnya.
“Di Pengaron itu banjirnya sangat parah. Debit air sampai saat ini belum surut. Kita melakukan monitoring khusus di sana. Pihak Basarnas juga secara langsung terjun ke lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi warga,” bebernya. Sementara itu update diberbagai wilayah terdampak banjir pun terus bermunculan hingga hari ini Kamis (14/1/2021). (kanalkalimantan/tius/andy)

Reporter: Tius/Andy
Editor: Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kalimantan Selatan

Polda Kalsel Musnahkan Narkoba, Dua Perempuan dari 29 Pelaku yang Ditangkap

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pemusnahan 26,9 Kg sabu dan 42,90 gram ganja di halaman Mapolda Kalsel, Rabu (24/2/2021) pagi. Foto: tius
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Polisi musnahkan 26,9 Kilogram (Kg) sabu dan 42,90 gram ganja di halaman markas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (24/2/2021) pagi.

Barang bukti kejahatan Narkoba tersebut merupakan hasil tangkapan Polda Kalsel selama Januari, yang mana telah mengamankan 29 pelaku, diantaranya 27 laki-laki dan 2 perempuan.

Kombes Pol Tri Wahyudi, Direktur Resnarkoba Polda kalsel memastikan tidak ada ruang bagi Narkotika beredar di Kalimantan Selatan.

Adapun sabu yang dimusnahkan itu termasuk dari salah salah satu penangkapan pelaku dengan inisial Z dan S di salah satu mall di Kota Banjarmasin pada Rabu (13/1/2021) silam.



 

Dimana kedua pelaku itu menggunakan modus ranjau, yaitu dengan sistem mereka mengikuti peritah melalui smartphone.

Kemudian pada awal Februari juga melakukan yang penangkapan yang cukup dramatis, karena sampai terjadi kontak fisik bahkan salah satu mobil polisi harus menjadi korban. “Dimana dalam penangkapan ini ditemukan narkotika sebanyak 16 Kg sabu,” kata Kombes Pol Tri Wahyudi.

Dari hasil interogasi terhadap pelaku, narkotika ini berasal dari luar Kalsel. Jika ditarik ke belakang, hasil tangkapan ini masih ada terkait jaringan besar Narkoba pada saat Polda Kalsel melakukan pengungkapan narkotika sebanyak 508 Kg.

“Untuk menuju ke bandarnya kita masih melakukan pendalaman yang sangat intensif,” ucap Direktur Resbarkoba Polda Kalsel didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochammad Rifa’I dan Kom Pol Yanto Suparwito dari BNN Kalsel.

Para pelaku yang tertangkap tersebut, terjerat hukum dengan pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkotika No 35 tahun 2009. “Yang mana ancamannya maksimal hukuman mati,” pungkasnya.

Pemusnahan sisa barang bukti kemudian akan dilanjutkan dibakar dengan alat incinerator di RS Ansari Saleh. (kanalkalimantan.com/tius)

Reporter: tius
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kalimantan Selatan

77 Persen Nakes di Kalsel Sudah Divaksin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA. Foto: humpro kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, melaporkan bahwa pemberian vaksinasi Covid-19 kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kalimantan Selatan sudah mencapai 77 persen.

“Untuk vaksinasi tenaga kesehatan mencapai 77 persen, ada beberapa kabupaten kota yang belum selesai, kita akan berkoordinasi dengan para Bupati Wali Kota untuk percepatan ini,” kata Pj Gubernur Kalsel setelah mengikuti rapat bersama Menkes RI secara virtual, Senin (22/2/2021).

Untuk pemberian vaksin Pemprov Kalsel, diakui Safrizal tengah dalam tajap menyusun strategi. Sehingga bisa memenuhi target yang diberikan seperti vaksinasi secara mobile untuk menjangkau daerah terisolir, kemudian menggelar vaksinasi secara massal.

“Kita atur strateginya, kita akan mengirim mobil ke daerah-daerah, kemudian vaksinasi di kawasan perkantoran agar target 1 juta penerima vaksin setiap hari se Indonesia bisa tercapai,” sebut Safrizal.



Ia berharap vaksinasi bagi Nakes selesai tepat waktu, sehingga bisa dilanjutkan pemberian vaksinasi terhadap sasaran berikutnya yaitu Lansia dan petugas publik.

“Kita atur strateginya, kita akan mengirim mobil ke daerah-daerah, kemudian vaksinasi di kawasan perkantoran agar target 1 juta penerima vaksin setiap hari se Indonesia bisa tercapai,” sebutnya.

Di sisi lain, untuk menekan penyebaran Covid 19 di lingkungan ASN, Safrizal telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan swab antigen pada setiap kegiatan pemerintahan yang mengumpulkan orang banyak.

Terkait Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kalsel, Safrizal memastikan untuk memperpanjang masa penerapanya. Kebijakan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 4 tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM.

“Sekarang sudah ada Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 4 tahun 2021, Kita juga akan menuju ke situ walaupun kita bukan daerah Jawa dan Bali, misalnya daerah yang di desanya berada di zona merah. Maka akan dilarang mengumpulkan orang banyak, kalau tempat ibadah jaga jarak dan jumlah orangnya dibatasi,” bebernya.

Tak lupa, Safrizal mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas atau tetap di rumah. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Kk

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->