Kota Banjarbaru
Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel Akui Ada Koreksi Data Kasus di Tanah Bumbu
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Data kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Selatan yang biasanya disajikan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kalsel tiap sore hari sempat mengalami kekeliruan. Terutama, data jumlah kasus per kabupaten maupun kota yang disajikan melalui tabel.
Hal ini terkait data kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu. Pada hari sebelumnya, tercatat ada 111 kasus positif Covid-19, dan 106 kasus d iantaranya menjalani perawatan. Sedangkan saat ini, data terakhir yang dilaunching menyebutkan positif Covid-19 di Tanah Bumbu sebanyak 105 kasus, dengan 100 kasus dirawat.
Terkait data janggal tersebut, Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel melalui Juru Bicaranya, Muhamad Muslim mengakui, ada koreksi data yang disajikan oleh tim gugus tugas. Terutama, di Kabupaten Tanah Bumbu. Di mana di hari sebelumnya Kamis (21/5/2020) jumlah kasus positif Covid-19 di kabupaten ini berjumlah 106 kasus.
“Ada beberapa koreksi data penambahan kasus terutama Tanah Bumbu pada kemarin (21 Mei 2020) berjumlah 106 kasus. Setelah dilakukan validasi, ternyata jumlahnya ada 100 kasus yang ada di Tanah Bumbu,” lugas Muslim.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hasil validasi data dengan yang ada di pusat, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu berkurang sebanyak 6 kasus. Karena, ada kesamaan nama atau doubling. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : cell
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluIni Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluStadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan
-
HEADLINE2 hari yang laluHendak Tawuran, 16 Remaja Bawa Sajam Diamankan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBerbagi Semangat Mengaji dengan Dansatgas TMMD di TPA Al Ikhlas
-
Kabupaten Balangan2 hari yang lalu“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluBanjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri


