HEADLINE
Muliadi Tak Bernyawa Tertindih Beton Bangunan di SMPN 6 Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seorang lelaki tertimpa bangunan roboh di SMPN 6 Banjarmasin Kelurahan Melayu Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin, Jumat (19/1/2023) petang.
Lelaki yang diketahui bernama Muliadi itu terjebak di balik dinding beton salah satu bangunan sekolah.
Informasi diterima sekitar pukul 18.40 Wita. Dimana ada salah satu saksi yang meminta tolong di grub WA emergency Banjarmasin memberitahu jika ada orang tertindih beton bangunan.
Baca juga: Gegara Cipratan Genangan Air di Jalan, Lelaki 54 Tahun di Banjarmasin Tusuk Pemuda
Berdasarkan keterangan warga sekitar, Muliadi merupakan seorang penjaga malam di SMPN 6 Banjarmasin.
“Nama korban Muliadi, umurnya sekitaran 35-40 an,” kata Agus warga sekitar.
Baca juga: Pengemudi Fortuner 16 Tahun Laka Maut U Turn Km 29 Guntung Payung Dites Urine
Korlap 1 BPBD Banjarmasin, Ahdiyat Yosida ditemui di lokasi mengatakan, proses evakuasi korban membutuhkan waktu cukup lama, sekitar pukul 19.10 Wita, tubuh Muliadi baru bisa dievakuasi.
Bangunan tua dan ketebalan beton membuat petugas kesulitan mengevakuasi tubuh korban.
“Sekitar 1 jam baru bisa diangkat,” ujarnya.
Baca juga: Curi Uang Toko Rp142 Juta di Martapura, Seorang Karyawan Dibekuk Polisi di Tala
Yosi mengatakan, kondisi tubuh Muliadi saat dievakuasi sudah dalam sudah tidak bernyawa.
“Saat dievakuasi sudah meninggal dunia,” kata Yosi.
Sementara jasad korban saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
-
HEADLINE21 jam yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali
-
kampus2 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik





