Hukum
Tega Nian Bayi Dibuang, Warga Limpasu Temukan di Rumah Kosong
BARABAI, Warga Desa Limpasu, Kecamatan Limpasu, Kabupaten HST digegerkan penemuan bayi perempuan di sebuah kamar mandi sebuah rumah tidak berpenghuni, Selasa (4/4) malam sekitar pukul 23.00 Wita.
Penemuan bayi malang, bermula saat Julaiha, warga Desa Limpasu RT 07 RW 04 mendengar ada tangisan bayi berasal dari sebelah rumahnya. Rumah tersebut diketahui milik Mawardi, namun rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya bekerja ke Kaltim. Julaiha, memberitahu kepada ayahnya Sugianor. Kemudian ayah dan anak ini memberitahu hal tersebut kepada warga, namun warga tidak berani langsung masuk ke rumah kosong tersebut.
Warga pun berinisiatif mendatangi anak pemilik rumah kosong tersebut bernama Nita Ariani yang tidur di rumah kakeknya. Baru sekitar pukul 00.00 Wita, setelah Nita Ariani dengan ditemani kakeknya datang dan membukakan pintu rumah depan dan masuk ke dalam rumah bersama warga, ditemukanlah seorang bayi perempuan yang baru lahir dalam keadaan dibungkus dengan selimut dan tali pusar masih belum dipotong.
Selanjutnya warga melaporkan kepada Kepala Desa Limpasu. Oleh Kepala Desa beserta anggota Polsek Limpasu langsung mendatangi TKP dan segera memanggil bidan bernama Ida Nurliani, warga Desa Abung RT 08 RW 03 Kecamatan Limpasu, Kabupaten HST untuk melakukan pertolongan medis. Setelah selesai dilakukan pertolongan ternyata bayi tersebut dalam keadaan sehat, kemudian sekitar pukul 02.20 Wita bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Limpasu dimasukkan ke incubator.
Mendapat kabar tersebut, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo SIK MH langsung meluncur ke Desa Limpasu melihat kondisi bayi terlantar tersebut, didampingi Kasat Reskrim AKP Ismat Wahyudi dan Kapolsek Limpasu serta beberapa anggota Polwan.
Saat Kapolres HST berkunjung, bayi ini kini tinggal di rumah Mawardi. Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo sempat menggendong dan bercanda dengan bayi malang tersebut. AKBP Sabana juga memberikan beberapa santunan untuk membantu biaya perawatan bayi tersebut.
Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo meminta kepada seluruh masyarakat untuk memberikan informasi kepada pihak berwenang terkait penemuan bayi tersebut.
“Saya menghimbau masyarakat memberikan informasi penting, siapa pelaku kasus ini agar dapat kita tangkap,†tegasnya.
Untuk kasus bayi dibuang itu, sudah banyak masyarakat yang mau mengadopsi bayi perempuan tersebut. (rico)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE3 hari yang lalu“Meracik Masa Depan Banua” dari Hilirisasi Perkebunan Kopi di Tanah Banjar
-
Bisnis19 jam yang laluKalsel Expo 2026 Catat Transaksi Truk Tambang Senilai Rp1,7 Miliar
-
HEADLINE3 hari yang lalu22 Jembatan Merah Putih Presisi di Kalsel Rampung Dibangun
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluKalahkan Gasib Legend, Old Star Martapura Juara Bupati Banjar Cup U-40 2026
-
HEADLINE2 hari yang laluSalat Jumat Perdana di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluJelang HUT Ke-81 RI, Gotong Royong Bersihkan Kawasan Stadion Panunjung Tarung






