Kabupaten Balangan
Tangani Stunting, Ini Langkah yang Dilakukan Dinkes Balangan
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan serius tangani stunting di masyarakat, bersama lintas program dan sektor menggelar Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) stunting di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Jum’at (11/6/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan Erwan Mega Karya Latif mengatakan, stunting merupakan salah satu permasalahan yang sangat serius untuk dihadapi, cara mencegahnya yaitu bersama-sama melalui perubahan pola asuh, pola makan, kebersihan diri sendiri dan lingkungan.
“Stunting dampaknya bisa menghambat kerja otak dalam tumbuh kembang anak, sehingga upaya pencegahan dilakukan agar anak mampu tumbuh secara optimal dan sesuai dengan usia perkembangannya,” kata Kadinkes Balangan.
Persoalan stunting tidak mudah karena pemahaman masyarakat terhadap asupan gizi pada anak-anak berbeda-beda. Bahkan ada yang mengikuti pola asuh dari orangtuanya atau turun temurun.
Sementara itu, Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Abdul Basit mengatakan, langkah pencegahan sudah dilakukan Pemprov Kalsel selama ini, ada tim KP2S terkait delapan aksi konvergensi serta lima pilar pencegahan.
“Dengan mengedukasi masyarakat agar informasi yang kita sampaikan dari sektor kesehatan atau non kesehatan sampai kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan Ainun Faridah mengatakan, adanya kerjasama dengan Dinkes Provinsi Kalsel untuk peningkatan promosi kesehatan, melakukan edukasi kepada masyarakat. “Penanganan stunting di Kabupaten Balangan, mulai dari remaja bahkan ibu hamil sampai melahirkan itu merupakan tanggung jawab bersama,” ucapnya.
Ainun berharap dengan adanya perpanjangan tangan dari Dinas Kesehatan ke Puskesmas masing-masing wilayah untuk promosi kesehatan hingga ke tingkat desa. (kanalkalimantan.com/alfi)
Reporter: alfi
Editor: kk
-
HEADLINE14 jam yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE2 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
HEADLINE2 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
HEADLINE2 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluResmikan Puskesmas, Bupati Banjar Harapkan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat


