Kalimantan Barat
Singkawang Kota Toleransi: Saat Cap Go Meh dan Ramadan Dirayakan Bersamaan
Kota Singkawang kembali meneguhkan posisinya sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia. Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 terasa sangat spesial karena berbarengan dengan bulan suci Ramadan 1447 H.
Jelang puncak perayaan Cap Go Meh pada 3 Maret 2026, Pemerintah Kota Singkawang memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan sudah siap dengan pengamanan yang terpadu. Tak hanya itu, promosi besar-besaran juga dilakukan melalui media sosial untuk menggaet lebih banyak pengunjung.
Perayaan Cap Go Meh 2026 sekaligus membawa pesan perdamaian yang bukan hanya ditujukan untuk Indonesia, tapi dunia. Perayaan ini bukan hanya sekedar budaya masyarakat Tionghoa di Singkawang, tapi sudah menjadi warisan yang tumbuh dari tradisi, keberagaman etnis, dan agama di Singkawang.
Singkawang Kota Toleransi
Festival Imlek dan Cap Go Meh merupakan identitas dan perwujudan nyata dari harmoni kerukunan antarumat beragama. Singkawang menjadi bukti nyata jika perbedaan bukanlah halangan, tapi momentum untuk menguatkan persatuan.
Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 berlangsung bersamaan dengan Ramadan. Hal ini dipandang sebagai kesempatan yang baik untuk menunjukkan toleransi yang terus tumbuh dan hidup dalam keseharian warga.
Yang menarik, perayaan dua event besar ini dilakukan bersama-sama dengan menghias kota dan merayakan kegiatan masing-masing secara berdampingan, damai, dan saling menghormati. Perayaan Festival Lampion pun digelar lebih malam dari biasanya, yakni pukul 20.30 WIB untuk menghormati masyarakat Muslim yang tengah beribadah tarawih.
Pemerintah Kota Singkawang pun mengajak masyarakat untuk menjaga suasana yang kondusif serta menghormati umat Muslim yang tengah berpuasa selama rangkaian perayaan berlangsung. Sebagai informasi, perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang sudah dilaksanakan sejak pertengahan Februari 2026 hingga awal Maret 2026.
Baca juga: Wisata Kuliner Cap Go Meh Singkawang 2026: Daftar Makanan Khas dan Rekomendasi Tempat Berbuka
Di sisi lain, pemerintah juga memfasilitasi perayaan Imlek-Cap Go Meh dan Ramadan dengan baik. Terdapat kolaborasi ciamik antara panitia Imlek dan Cap Go Meh dengan panitia Ramadan Fair untuk menyiapkan dan menghias Kota Singkawang secara berdampingan.
Contoh nyata toleransi beragama ini juga terbukti saat malam tahun baru Imlek yang juga bebarengan dengan pawai obor untuk menyambut bulan suci Ramadan. Hal ini semakin mengukuhkan Kota Singkawang sebagai kota paling toleran di Indonesia
Pemkot Prioritaskan Keamanan Masyarakat
Disadur dari situs resmi Media Center Kota Singkawang, keamanan menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Singkawang. Pelaksanaan Cap Go Meh 2026 ditargetkan untuk bisa dihadiri satu juta pengunjung, sehingga perlu ada pengamanan yang terstruktur.
Dalam hal ini, pengamanan terpadu disiapkan untuk melindungi masyarakat lokal, wisatawan domestik, hingga pengunjung mancanegara yang diperkirakan akan memadati pusat kota pada helatan puncak Cap Go Meh 2026.
Momen puncak perayaan Cap Go Meh 2026 menjadi saat istimewa di mana persaudaraan antara dua etnis dan agama yang berbeda bisa tetap berjalan berdampingan. Singkawang menunjukkan bahwa damai itu indah dan membahagiakan.
Baca juga: Jadwal Lengkap & Rangkaian Acara Cap Go Meh Singkawang 2026: Panduan Wisata Terupdate
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPemprov Kalsel Benahi Fasilitas Olahraga di Stadion 17 Mei
-
HEADLINE2 hari yang laluPantai Teluk Tamiang: Mutiara Tersembunyi di Pelosok Kotabaru
-
Kota Samarinda2 hari yang laluLelaki Mabuk Bakar Rumah di Samarinda Nyaris Tewas Diamuk Massa
-
HEADLINE3 hari yang laluMasa Peralihan, Suhu Udara Wilayah Kalsel Capai 34 Derajat Celcius
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluTarget Pertumbuhan 5 Persen Kunjungan Wisatawan di Kalsel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluDesa Pihaung Potong Sapi Kurban Presiden RI Seberat 950 Kg

