Connect with us

Kabupaten Kapuas

Sekda Kapuas Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Tamban Baru Mekar

Diterbitkan

pada

Sekda Kapuas, Usis I Sangkai saat meninjau lokasi kebakaran di Desa Tamban Baru Mekar, Kecamatan Tamban Catur, , Rabu (28/1/2026). Foto: ags

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai, memerintahkan BPBD dan Dinas Sosial segera memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Tamban Baru Mekar, Kecamatan Tamban Catur.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 11.15 WIB, menghanguskan satu unit rumah warga setempat.

“Kami menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga, dan kita mengimbau agar korban tetap tabah menghadapi cobaan ini,” kata Sekda Usis I Sangkai, Rabu (28/1/2026), saat meninjau lokasi kebakaran bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tinjauan lapangan dilakukan saat rombongan sedang dalam perjalanan melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Sei Bakut, Kecamatan Kapuas Kuala.

Baca juga: Rencana Jembatan Barito II, Pemprov Kalsel Ikut Menyusun DED

Sekda Usis I Sangkai mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik maupun aktivitas memasak di rumah, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Kebakaran tersebut, berdampak pada satu kepala keluarga (KK) dengan total empat jiwa. Rumah yang terbakar milik Misran (57) mengalami rusak berat akibat dilalap api.

Selain bangunan rumah yang sebagian besar berkonstruksi kayu, kebakaran juga mengakibatkan mengalami kerugian materiil berupa dua unit kendaraan roda dua, 14 karung gabah, surat-surat berharga, serta sejumlah perabotan rumah tangga yang tidak dapat diselamatkan saat kejadian kebakaran tersebut.

Baca juga: DPRD Kapuas Kawal Aspirasi Warga Kecamatan Mandau Talawang

Sedangkan untuk penyebab kebakaran sendiri, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: ags
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca