Connect with us

Bisnis

Rusuh 22 Mei di Jakarta, Bisnis Ekspedisi di Banjarmasin Ikut Merugi

Diterbitkan

pada

Barang konveksi yang datang dari Surabaya menumpuk di perusahaan Ekspedisi Lintas Jawa Group. Foto : Arief Rahman

BANJARMASIN, Demo berujung rusuh 21-22 Mei di Jakarta dua hari terakhir ternyata ikut berimbas negatif pada bisnis ekspedisi di kota Banjarmasin.

Salah satu pebisnis ekspedisi di kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir mengatakan, sudah beberapa hari ini pihaknya tidak lagi mengirimkan barang pesananan pedagang dari Jakarta ke Banjarmasin karena situasi yang tidak kondusif di daerah Pasar Tanah Abang.

“Dua hari ini operasional ekspedisi kita di sana tutup, akibat sebagian besar pedagang di Banjarmasin tidak melakukan pembelian konveksi di Tanah Abang, karena menunggu situasi kondusif terlebih dahulu,” ungkapnya, Kamis (23/5/2019).

Akibatnya kini pihaknya hanya mengandalkan jasa ekspedisi dari Surabaya ke Banjarmasin. Padahal saat ini menurutnya pengiriman barang dari Surabaya dan Jakarta ke Banjarmasin sedang ramai menyambut momen lebaran.

“Dari Surabaya saja kalau biasanya kita hanya mengangkut barang 3-4 truk fuso perhari, kini sudah mencapai 7-8 truk fuso. Untuk jenis barang yang diangkut sebagian besar adalah konveksi,” ungkapnya.

Ia pun berharap situasi di Jakarta bisa segera kondusif. Hal ini penting agar aktifitas bisnis di kota Banjarmasin bisa ikut kembali lancar, utamanya bisnis ekspedisi hingga konveksi.

“Katanya hari ini aktivitas perdagangan di Tanah Abang akan kembali normal. Kita berharap lah ini bisa benar-benar terjadi, karena di momen Ramadhan ini merupakan momen panen bagi pebisnis untuk meningkatkan omset usahanya dan untuk bisa membayar THR pegawai,” tambahnya.

Sementara itu, Asdiana Eka, salah satu pebisnis pakaian muslim di Banjarmasin mengaku tidak bisa memesan baju muslim di Pasar Tanah Abang untuk sementara waktu, karena hampir sebagian distributor menutup operasional mereka.

“Padahal sekarang pemesanan baju muslim mulai tinggi jelang lebaran. Namun karena kita sulit mendapatkan barangnya beberapa hari terakhir, saya belum bisa memenuhi semua kebutuhan pelanggan,” pungkasnya. (arief)

Reporter:Arief
Editor:Bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->