NASIONAL
Ribuan Warga Kota Bandung Terjerat Utang ke Pinjol Ilegal dan Rentenir
KANALKALIMANTAN.COM – Ribuan warga Kota Bandung terjerat utang ke pinjaman online atau pinjol ilegal dan rentenir.
Dari data Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir Kota Bandung, tercatat ada 4 ribu warga Kota Bandung yang terjerat utang pinjol ilegal.
“Yang mengakses pinjol 4.000 an. Yang terjerat rentenir ada 7.321 orang warga,” ujar Kepala Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi Kota Bandung, Atet Dendi Hadiman saat kegiatan Bandung Menjawab, Kamis (14/10/2021).
Menurutnya, debitur aplikasi pinjol ilegal atau yang berutang ke rentenir konvensional mayoritas menggunakan dana pinjaman untuk biaya sehari-hari, pendidikan, kesehatan dan sebagian kecil untuk keperluan konsumtif. Kebanyakan untuk usaha dan sehari-hari.
Baca juga : Minimal Gaji yang Kena PPh 2021
Atet mengatakan, praktik rentenir maupun pinjol ilegal seringkali berujung kepada pemerasan. Mayoritas rentenir dan pinjol ilegal menetapkan bunga dari 10 persen hingga 30 persen.
Dengan kondisi seperti ini, Satgas Anti Rentenir siap melakukan advokasi terhadap warga yang menjadi korban rentenir dan pinjol ilegal. Bahkan pihaknya bakal memfasilitasi agar tiap korban dapat bantuan dari dinas terkait.
Sementara itu, Bidang Mediasi dan Advokasi Satgas Rentenir, Ricky Frediansyah mengatakan, rata-rata rentenir dan pinjol ilegal mengambil bunga dari dana pinjaman yang diberikan sebesar 30 persen.
“Si rentenir dia punya komunitas tersendiri berantai, kalau saya punya utang ke rentenir dia akan ngasih tahu ke rentenir bahwa (korban) belum bayar dia akan ngasih tahu ke lain rentenir lain,” katanya. (Suara.com)
Editor : Suara
-
HEADLINE22 jam yang laluAlasan Kesehatan, Wakil Wali Kota Wartono Ajukan Pengunduran Diri
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan Mesin dan Perlengkapan Pemadam untuk 75 BPK
-
HEADLINE24 jam yang laluPenampang Saluran Drainase di Ahmad Yani Km 33,5 Tak Mampu Tampung Air
-
HEADLINE2 hari yang laluKualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluJangan Lengah dari Ancaman Karhutla, Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor
-
Bisnis1 hari yang laluKalsel Membidik sebagai Pusat Gerbang Logistik Kalimantan



