Kota Banjarmasin
Ragukan Pancasila, Mahasiswi ULM Diperiksa Unit Ciber Polda Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Polda Kalsel memeriksa seorang mahasiswi pengunggah konten video berisi meragukan Pancasila sebagai ideologi negara dan penanganan Covid-19 yang tak terkendali.
Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto mengatakan, saat ini mahasiswi asal ULM tersebut sedang dalam pemeriksaan unit ciber, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel. Polda Kalsel.
“Kami sedang lakukan pemeriksaan bersangkutan apakah terkait adanya pelanggaran UU ITE atau lainnya. Yang jelas kami juga meminta keterangan ahli dalam hal ini,” kata Irjen Rikwanto mengomentari terkait hal tersebut.
Ia mengatakan, untuk saat ini belum ditentukan status mahasiswi tersebut sebagai tersangka atau bukan. Karena hal itu masih menunggu keterangan ahli apakah masuk pidana atau tidak.
“Kita akan terima masukan, termasuk dari mahasiswi bersangkutan. Sejauh mana disampaikan, terkait kesadaran pribadinya juga,” katanya.
Baca juga: BREAKING NEWS. Banjarbaru dan Banjarmasin Masuk ‘Daftar Hitam’ Penerapan PPKM Level 4!
Sebagaimana diketahui, dalam posting video yang diunggah sepekan lalu di sejumlah medsos, seorang mahasiswi mengatakan bahwa Pancasila tidak efektif dalam mengatasi permasalahan yang dialami Indonesia saat ini, termasuk terkait pandemi Covid-19.
“Kalau memang Pancasila itu unggul dan bisa jadi jawaban bagi problem bangsa-bangsa dia gak perlu dilindungi. Justru sebaliknya, orang-orang pasti akan sukarela ikut Pancasila dan buktikan aja kalau Pancasila itu memang unggul,” kata dia.
“Minimal dalam mengatasi wabah corona lah. Faktanya imbas wabah yang gagal ditangani dengan pancasila itu, RI kini turun menjadi negara menengah ke bawah, setara dengan Timor Leste dan Samoa.”
Informasi yang dihimpun Kanalkalimantan.com, mahasiwi tersebut berasal dari Prodi Statistika Fakultas MIPA, ULM. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: cell
-
HEADLINE16 jam yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE2 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
HEADLINE2 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
HEADLINE2 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluResmikan Puskesmas, Bupati Banjar Harapkan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat


