Connect with us

Kanal

Putra Al Habib Munzir Al Musawa Meriahkan Tablig Akbar di HSU

Diterbitkan

pada

Ratusan jamaah padati halaman mesjid Raya At-Taqwa Amuntai saat digelarnya Tabligh Akbar bersama Habib Muhammad bin Munzir Al Musawa. Foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

AMUNTAI, Ratusan jamaah padati halaman mesjid Raya At-Taqwa Amuntai saat digelarnya Tabligh Akbar bersama Habib Muhammad bin Munzir Al Musawa, putra dari Alhabib Munzir Al Musawa dari Jakarta, Senin (10/12) malam.

Acara yang digelar Pemkab Hulu Sungai Utara (HSU) ini juga dihadiri Bupati H Abdul Wahid HK, Forkompinda, pejabat dan jajaran di lingkungan Pemkab HSU, Habaib, Tuan Guru, dan Ketua TP PKK HSU. Dalam sambutannya, Bupati Abdul Wahid mengatakan, meski bulan maulid rasul telah berakhir, ia bersyukur HSU kedatangan tamu yang membanggakan yaitu Habib Muhammad bin Munzir bin fuat Al Musawa atau putra dari Habib Munzir Al Musawa.



Dikatakannya, Habib Munzir pernah datang kurang lebih 2 kali ke HSU. Pertama saat dipimpin oleh Bapak H Fahrudin (alm) di tahun 2005. Kemudian berkesempatan lagi datang kurang lebih di tahun 2010 sepertinya dakwah keliling terakhir keluar Jakarta. “Dakwah Habib Munzir itu kalo jama’ah nya mungkin sekitar 100 ribu orang, seandainya digelar di stadion itu pasti penuh dan jema’ah terbanyak di Jakarta,” ucap Wahid.

Wahid mengingatkan untuk tetap menjalin silaturahmi dan menjalin hubungan baik sesama warga terlebih lagi sesama kaum muslimin dan muslimat di HSU.

Sementara itu, dalam tausiyah Habib Muhammad bin Munzir Al Musawa mengatakan, sesungguhnya rahmat Allah SWT telah dilimpahkankan kepada tempat berkumpulnya jamaah seperti acara yang dilangsungkan kali ini.

‘Berapa banyak hamba-hamba Allah yang tidak di berikan Rahmat seperti ini, di tempat maksiat di tempat di mana orang-orang lupa dari Allah. Tetapi kita di beri kekhususan, kemuliaan di mana di situ ada Sayidina Muhammad SAW. Di mana di situ Allah memandang kita dengan pandangan rahmat dan dengan kasih sayang ke pada kita,” kata Habib Muhammad.

Dalam acara tersebut disamping diisi dengan pembacaan syair-syair maulid, tausiyah dan doa bersama, juga ditampilkan selayang pandang cerita tentang perjuangan da’wah Almarhum Habib Munzir Al Musawa baik diwaktu dirinya masih sehat bahkan di waktu sedang sakit, semangat dirinya untuk berdakwah sangat tinggi hanya dengan mengunakan kursi roda saja untuk terus berdakwah.(dew)

Reporter:Dew
Editor:Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kanal

2 Kecamatan di Batola Mulai Tergenangi Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Sebanyak dua Kecamatan di Kabupaten Barito Kuala mulai dapat kiriman banjir dari Kabupaten Banjar. Tidak hanya merendam sebagian jalan, banjir dengan ketinggian yang berpariasi juga hampir merendam puluhan rumah di Kecamatan Mandastana.

“Banjar sudah menjalar di dua Kecamatan seperti Mandastana dan Kecamatan Jejangkit, tingginya curah hujan yang turun di Batola ditambah kiriman air dari Kab. Banjar menjadi penyebabnya,”kata Sumarno Kepala BPBD Batola.

Sementara itu BPBD Batola mencatat banjir di Batola ini sudah ada yang setinggi mata kaki orang dewasa, kendati demikian banjir sendiri dipredikis akan semakin meningkat dalam beberapa pekan kedepan.

“Puncak hujan terjadi pada rabu malam kemarin, namun demikian warga masih bertahan dirumah sembari berharap bajir segera surut,”katanya.



BPBD Batola juga sudah mendirikan posko pengungsian yang berlokasi di tikungan S Kecamatan Mandastana, yang mana di Posko ini, sudah mulai menerima berbagai kebutuhan bantuan yang dikirimkan oleh para relawan.(kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : rdy
Editor : rdy

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kanal

Bupati Batola Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM,MARABAHAN – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020 memberi makna tersendiri bagi Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS. Pasalnya di puncak peringatan yang digelar secara virtual, Sabtu (28/11/2020), ia mendapatkan anugerah Dwija Praja Nugraha.

Penghargaan diberikan kepada kepala daerah wanita satu-satunya di Kalsel ini karena dinilai memiliki perhatian dan komitmen sangat tinggi terhadap pembangunan pendidikan, profesionalitas dan kesejahteraan guru serta PGRI.

Anugerah diberikan berdasarkan hasil penilaian dan verifikasi yang dilakukan Pengurus Besar PGRI dan berdasarkan usulan dari Pengurus PGRI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) serta Kabupaten Barito Kuala.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan terutama bagi PGRI Batola dan Provinsi yang telah mengusulkan sehingga tahun 2020 ini kita juga mendapatkan kesempatan,” ucapnya usai mengikuti upacara secara virtual di ruang Monitoring Center Setara Network, Diskominfo Batola.
Noormiliyani mengharapkan, anugerah yang diraih di samping semakin membawa kebaikan terhadap dunia pendidikan serta lebih memotivasi para pengajar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.



“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi tapi juga buat guru-guru pengajar terutama yang berada di daerah terpencil,” paparnya sembari mengharapkan kesadaran para pengajar bahwa guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Batola, Sumarji menyatakan, terlepas adanya usulan PGRI Batola dan Provinsi Kalsel, penghargaan yang diberikan kepada Bupati Hj Noormiliyani AS sangat layak karena memiliki kepedulian terhadap kompentensi dan kesejahteraan guru.
Karena itu, sebutnya, selaku masyarakat Barito Kuala sudah sepatutnya bersyukur dan berterima kasih atas anugerah Dwija Praja Nugraha yang satu-satunya diterima kepala daerah di Kalsel.

Ketua PGRI Batola Rusmin menerangkan, anugerah Dwipa Praja Nugraha diberikan kepada kepala daerah tidak terlepas dari berbagai ketentuan indikator seperti tingginya komitmen dan perhatian yang diberikan terhadap kemajuan dunia pendidikan.
Bentuk perhatian tersebut seperti memberikan semacam layanan, bantuan, serta kebutuhan anggaran yang cukup banyak. Di samping juga peduli terhadap kesejahteraan guru terutama yang non PNS, termasuk fasilitas yang diperlukan.

“Terkait fasilitas ini di Batola kita ada mendapatkan hibah gedung, tanah PGRI, rencana diberikannya mobil operasional PGRI, dan lain-lain,” katanya.
Menyangkut anugerah yang diberikan kepala Bupati Batola, Ketua PGRI Batola itu menerangkan, awalnya PB PGRI Provinsi menawarkan ke setiap daerah setelah itu dilakukan seleksi dan penyaringan untuk diambil yang paling memenuhi standar ketentuan sehingga terpilihlah Kabupaten Batola.

Mengingat, lanjut, setiap provinsi hanya diperbolehnya menyampaikan usulan ke PB PGRI Pusat hanya 1 daerah perwakilan. Sedangkan bagi Provinsi Kalsel diwakili Batola.(kanalkalimantan.com/rdy)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->