Kota Banjarmasin
Polda Kalsel Kirim Tim Trauma Healing ke Palu-Donggala
BANJARMASIN, Bertempat di Rumah Dinas Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) berlangsung Upacara Pelepasan Tim Trauma Healing Polda Kalsel yang akan melaksanakan misi kemanusiaan membantu warga masyarakat pasca terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Sigi, dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Sebanyak 21 orang personel Polda Kalsel yang diberangkatkan ke Sulteng, Selasa (10/10) pukul 06.00 wita, beranggotakan Tim Psikologi, Polwan dan Bhayangkari Daerah Kalsel yang dipimpin oleh Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel AKBP Novian Susilo, S.Psi., MM dan Mayang Sari dengan anggota tim AKBP Elvi Yunita Welong, SS, AKBP Ipur Handayani, SH, AKP Sri Mining, Ipda Rosmalina, Ipda Tri Lestari, SE (Bhayangkari), Kompol Tri Menti, SAP., MAP, AKP Amalia Afifi, SH, AKP Irmina Indaryanti, Ipda Yara Ulfa Riyani, S.Tr.K, Brigadir Halimatus Saniah, SH, Bripda Okky Rosmalinda, Bripda Nitinoor, Bripda Diah Sekar Ayu Meiristia Putri (Polwan), Brigadir Yudha Krisyanto, Brigadir I Putu Gede Artawan, Bripda Mega Karmila (Bid Humas), Aipda Didi Hartono, Batada Hayatullah, dan Barada Alfin Aprilianto (Sat Brimob).
Tim Kemanusiaan dari Polda Kalsel ini berangkat dengan membawa bantuan berupa Mukena, Sarung, Pakaian dewasa, anak anak dan bayi, bahan kebutuhan pokok seperti biskuit, indomie, perlengkapan wanita, susu bayi dan anak anak, serta bahan pokok lainya dan Sarana Trauma Healing.
Menurut Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si yang memimpin langsung Pelepasan Tim Kemanusiaan mengatakan bahwa dampak terjadinya gempa bumi dan tsunami memberikan efek syok bagi warga masyarakat yang selamat.
“Peristiwa gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Sigi, Donggala maupun di daerah Sulteng lainnya yang begitu dahsyat dengan menelan banyak korban ini pastinya akan membuat syok bagi sebagian masyarakat yang selamat, oleh karena itu untuk membantu mengurangi dan atau menghilangkan trauma/syok tersebut maka kita turunkan Tim Trauma Healing ke sana (Sulteng),†kata Kapolda Kalsel.
“Mudah-mudahan keberadaan Tim Trauma Healing Polda Kalsel ini bisa membantu menghilangkan efek psikologis pasca bencana,†terang Jenderal bintang dua itu.
Sementara itu Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Nanang Chadarusman, SIK., MH melalui Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel AKBP Novian Susilo, S.Psi., MM mengatakan bahwa untuk mengurangi efek psikologi akibat bencana alam ada beberapa metode.
“Untuk membantu mengurangi beban psikis pasca bencana gempa bumi dan tsunami ada beberapa metode, misalnya dengan mengajak ngobrol, menghibur, mendengarkan dan lain sebagainya disesuaikam dengan tingkat trauma seseorang,†kata Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel.(rico)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluKonflik Agraria: Perjuangan Warga Sidomulyo 1 Pertahankan Tanah dari Aparat Berseragam
-
Hukum2 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluWamendikdasmen RI Hadiri Pencanangan Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPeluncuran Kapal Guru Pesisir Kapuas Direspon Positif Wamendikdasmen
-
Olahraga2 hari yang laluTest Event E-Sport Semarakkan Hari Jadi ke-74 HSU







