Kota Banjarmasin
Polairud Polda Kalsel Panggil Saksi ABK Srikandi 511 yang Terbakar
BANJARMASIN, Dirpolairud Polda Kalsel Kombes Pol Gatot Wahyudi mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pertamina guna proses penyelidikan terkait terbakarnya kapal tanker MT Self Propelled Oil Barge (SPOB) Srikandi 511, di perairan Sungai Barito, Jumat (25/5) sekitar pukul 01.30 Wita.
“Penyidik Subdit Gakkum sudah memintai keterangan sejumlah saksi baik itu para ABK Kapal Srikandi 511 maupun ABK kapal di sekitar yang juga ikut terbakar,” ungkapnya.
Diketahui kapal yang dinakhodai Lekius Sefnat Hidede tersebut memuat solar kurang lebih 4.000 kiloliter berangkat dari pelabuhan muat dari Kotabaru tujuan Banjarmasin. Setelah sandar di Jetty PT Pertamina Jalan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat atau perairan Sungai Barito, kapal terbakar sekitar pukul 02.00 Wita.
Selain menghanguskan seluruh badan kapal, api yang berkobar sangat besar juga merembet ke sejumlah kapal yang tambat di sekitarnya. Diantaranya Kapal SPOB Gonaya III, Kapal TB PDT 208, Kapal TB Mandiri Berau dan Kapal SPOB Najeha. “Untuk korban jiwa tidak ada, hanya ada korban yang luka bakar, yakni Supriadi (ABK), Mustakim (security), Hasan (Kapten Kp Gunaya 8), dan Ahmad Fadeli (ABK Kp Gunaya 8),” tandas Gatot.


Di sisi lain, Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana menginstruksikan anggotanya untuk bisa memastikan dulu jumlah korban pada insiden terbakarnya kapal SPOB Srikandi 511 saat melakukan aktivitas bongkar muat solar di Depot Pertamina Banjarmasin.”Cek kembali para korban apa memang benar jumlahnya segitu atau mungkin masih bertambah, misalnya ada yang hilang dan sebagainya,” katanya.
Sementara dalam jumpa pers tadi siang, Area Manager Communication and Relation Pertamina Kalimantan, Alicia Irzanova mengakui kapal SPOB Srikandi 511 yang terbakar memang milik Pertamina dengan status sewa.(ammar)
Editor: Cell
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
Hukum2 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla Selama Dua Pekan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPerpedayak Kapuas Salurkan Bantuan Sosial Peduli Karhutla ke Posko
-
HEADLINE19 jam yang laluWalhi: Pemerintah Tidak Serius Tangani Karhutla di Kalteng
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Dampingi Menhut Tinjau Hutan Lindung Bekas Terbakar di Liang Anggang



