Connect with us

ADV BARITO KUALA

Pj Bupati Batola: Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Sebagai Wujud Pertahanan Ideologi Negara

Diterbitkan

pada


KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Penjabat (Pj) Bupati Barito Kuala (Batola), Dinansyah, mengingatkan bahwa sejak diproklamasikannya Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 17 Agustus 1945, Indonesia telah menghadapi berbagai rongrongan, baik dari dalam maupun luar negeri, yang berupaya untuk melemahkan Pancasila sebagai ideologi negara.

“Rongrongan tersebut memungkinkan kurangnya kewaspadaan Indonesia dalam kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila,” ujar Dinansyah dalam siaran pers yang disampaikan pada Rabu (2/10/2024).

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar pada Selasa (01/10/2024), di Halaman Kantor Setdakab Batola, bertujuan untuk mempererat komitmen bangsa dalam mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Dinansyah menekankan pentingnya bersama-sama membulatkan tekad dalam mempertahankan ideologi negara ini, sejalan dengan ikrar yang disampaikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani yang harus didengungkan oleh seluruh bangsa Indonesia.

“Semua pihak harus bersama-sama mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, agar kita dapat tetap menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa,” tambah Dinansyah.

Pada acara tersebut, Pj Bupati Dinansyah juga menyerahkan Grand Design Pembangunan Batola kepada Sekda Kabupaten Batola, H. Zulkipli Yadi Noor. Upacara dihadiri oleh Ketua Sementara DPRD Batola, Saleh, serta para anggota Forkopimda, pimpinan organisasi wanita, Staf Ahli Bupati, pimpinan SKPD, Kepala BNNK, serta instansi vertikal, kabag, kabid, dan camat se-Kabupaten Barito Kuala.

Upacara yang diiringi dengan pembacaan Pancasila oleh Pj Bupati Dinansyah, pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua Sementara DPRD Batola, dan pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945 oleh Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan SMP, Soranto, ini juga dihadiri oleh pasukan TNI, Polri, Satpol-PP, dan Korpri.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini dilatarbelakangi oleh Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) dan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967, yang menjadi tonggak sejarah penting dalam memperkuat Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia.(www.kanalkalimantan.com/adv)

Reporter: adv
Editor: rdy


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca