Connect with us

HEADLINE

Pertemuan Elite Gerindra dengan AR Iwansyah Naikkan ‘Tensi’ Politik di Pilkada Banjarbaru!

Diterbitkan

pada

Iwansyah saat masih berdampingan dengan Aditya ketika mendaftar sebagai kandidat calon di Gerindra. Foto: dok kanal

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Politik di Banjarbaru kembali menggeliat! Turunnya tensi pertarungan politik di Pilkada 2020 pasca buyarnya duet Aditya-Iwansyah– sebagai penantang serius incumbent Nadjmi-Jaya, kembali terdongkrak oleh pergerakan elit parpol. Pertemuan antara AR Iwansyah, selaku mantan duet Aditya, dengan petinggi partai Gerindra Banjarbaru, memunculkan isu bakal hadirnya calon penantang baru incumbent. Meskipun Ketua Gerindra Banjarbaru Syahriani menepis dengan menyatakan saat ini masih komit dengan incumbent.

Kanalkalimantan.com, mendapatkan bocoran pertemuan antara petinggi Gerindra di Provinsi Kalsel dengan AR Iwansyah. Salah satu foto dokumentasi pertemuan itu, menujukan Iwansyah tengah duduk bersama Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel H Abidin dan Ketua DPC Partai Gerindra Banjarbaru, Syahriani Syahran.

Kabar ini sendiri dibenarkan oleh Syahriani saat dihubungi Kanalkalimantan.com, Selasa (14/7/2020) sore. Hanya saja, dirinya mengaku bahwa pertemuan itu hanya sekedar silahturahmi saja. “Pak Iwan -sapaan akrab Iwansyah- , silahturahmi ke DPD Gerindra Kalsel. Tidak ada pembicaraan khusus,” akunya.

Baca Juga: Nekat Tak Pakai Masker dan Kumpul-kumpul Kena Denda Rp 250 Ribu



Namun, tentu saja pertemuan itu menyampaikan ‘pesan’ tersediri bagi incumbent. Apalagi selama ini pascar ditinggal Aditya, Iwansyah memang belum menyampaikan keterangan apakah akan mengakhiri langkah politiknya di Pilkada atau tetap maju bertempur dengan pasangan lain!

Sehingga pertemuan tersebut bisa dibaca sebagai langkah politik Gerindra menyikapi lesunya pertarungan di Pilkada 2020. Artinya, sangat memungkinkan pertemuan tersebut sebagai penjajakan pasangan baru dengan menggandeng Iwansyah.

Jika menilik para kader Gerindra di Banjarbaru, tentu ada sejumlah nama yang tentunya patut diperhitungkan. Seperti halnya, sosok Fadliansyah yang saat ini menduduki kursi Ketua DPRD Banjarbaru. Ada juga Neny Hendriyawty, yang telah menjadi anggota DPRD selama 2 periode. Lalu, Syamsuri yang memperoleh 1.903 suara dan saat ini menjabat sebagai ketua Komisi II DPRD Banjarbaru.

Namun, di antara semua nama tersebut justru Syahriani sendirilah yang lebih berpeluang diusung dalam pencalonan. Sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Banjarbaru, telah berhasil menghantarkan partainya sendiri ke pucuk pimpinan saat Pileg 2019 lalu, dengan perolehan 6 kursi.

Baca juga: Cara Menggunakan Google Meet, Layanan Video Conference Google

Ditanya soal kemungkinan tersebut, Syahriani justru menanggapinya santai. Ia mengklaim bahwa sampai detik ini, dukungan Gerindra masih mengarahkan kepada pasangan incumbent Nadjmi-Jaya. Hanya saja, Diakuinya selama Surat Keputusan (SK) dukungan belum dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerinda,  maka apapun bisa terjadi.

“Saya tegaskan, sampai detik ini Gerindra masih mengarah ke incumbent Nadjmi-Jaya. Tapi, DPP Gerindra masih belum mengeluarkan SK dukungan. Selama SK belum dikeluarkan, bisa saja kemungkinan-kemungkinan itu terjadi. Termasuk mengusung kader sendiri dalam pencalonan Pilkada Banjarbaru,” terangnya.

Sementara itu, AR Iwansyah sendiri masih belum bisa dikonformasi terkait pertemuan tersebut.

Sebagaimana diketahui, Pada November 2019, Nadjmi-Jaya mengantarkan berkas sekaligus mendaftarkan diri ke Partai Gerinda untuk mendapatkan dukungan dari partai berlambang garuda tersebut. Menariknya, terang-terangan Ketua DPC Gerindra Banjarbaru, Syahriani Syahran mengungkapkan partainya siap mendukung pasangan incumbent pada Pilkada Banjarbaru 2020 mendatang.

Baca juga: Kondisi New Normal, Pengrajin Anyaman Purun dan Eceng Gondok HSU Mulai Menggeliat

“Saya akui, Gerinda telah memberikan sinyal-sinyal yang menyorot ke pasangan petahana. Saya katakan sebelumnya persentase dukungan Gerindra 60 persen. Tapi sekarang, sudah berubah menjadi 80 persen karena incumbent sudah mendaftar,” katanya kala itu.

Meskipun begitu, Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, Nadjmi-Jaya justru tidak ingin besar kepala meski sinyal kuat yang mengisyaratkan dukungan partai Gerindra. Mereka lebih memilih bersabar sembari menunggu Surat Keputusan (SK) DPP Gerindra.

“Ahamdulilah, kalau sinyal yang disampaikan Pak Syahriani tadi. Tentu saja membanggakan kami. Tapi kami menunggu, karena keputusan akhir pada SK dari DPP Gerindra. Makanya 100 persen itu, kalau SK sudah turun,” tuturnya.

Saat ini, Nadjmi-Jaya telah mengamankan deretan gerbong Parpol dan beberapa juga telah mengisyaratkan dukungan kepada mereka. Parpol yang telah melayangkan SK kepada incumbent, yakni Nasdem, PKS, dan Golkar. Sedangkan, parpol yang sudah memberikan isyarat seperti PDI Perjuangan, Demokrat, juga PAN. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->