Kabupaten Kapuas
Pemkab Kapuas Matangkan Persiapan Penilaian Program LSDP
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas melakukan pembahasan persiapan penilaian atau assessment program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) yang berfokus pada peningkatan pengelolaan persampahan.
“Kita harapkan pelaksanaan assessment program LSDP dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Kapuas,” kata Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie, saat memimpin rapat tersebut di ruang rapat kantor Bupati Kapuas, Senin (9/3/2026).
Kusmiatie mengatakan, dengan adanya persiapan yang matang, seluruh perangkat daerah dapat berkolaborasi dan mempersiapkan berbagai kebutuhan secara optimal.
Baca juga: Maju Calon Ketua PMII Banjarmasin, Ini Visi Misi Bawaihi
Pelaksanaan assessment program LSDP dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pengelolaan sampah di Kapuas.
Dalam rapat tersebut dibahas kesiapan daerah dalam menghadapi proses assessment program LSDP, termasuk kesiapan data, kondisi pengelolaan sampah, serta koordinasi lintas perangkat daerah yang akan terlibat dalam pelaksanaan program.
Sementara Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas, Ahmad M Saribi memaparkan gambaran umum mengenai program LSDP sekaligus strategi implementasinya dalam beberapa tahapan ke depan.
Dia menjelaskan bahwa pada tahap awal tahun 2026 hingga 2027, program ini akan difokuskan pada penguatan kebijakan, tata kelola, serta kelembagaan dalam pengelolaan persampahan.
Baca juga: Bazar Tebus Murah di Guntung Payung
Selain itu, perubahan mindset atau pola pikir masyarakat terhadap pengelolaan sampah juga menjadi salah satu aspek penting yang akan didorong.
“Pada tahap ini juga menjadi prioritas untuk meningkatkan indikator PBG, sehingga daerah dapat memenuhi persyaratan untuk mengakses pendanaan pada tahap berikutnya,” jelasnya.
Selanjutnya pada periode 2028 hingga 2029, program LSDP akan memasuki tahap pengembangan infrastruktur persampahan, optimalisasi tata kelola, serta penguatan konsep ekonomi sirkuler dalam pengelolaan sampah.
“Pada tahun 2030 program ini diharapkan sudah memasuki tahap inovasi dan keberlanjutan, sehingga sistem pengelolaan persampahan dapat berjalan lebih efektif, modern, dan berkelanjutan di daerah,” kata Saribi. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE19 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan19 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


