Connect with us

PLN UIP3B KALIMANTAN

Pemeliharaan Gateway SCADA dan Digitalisasi Inspeksi Aset GI Pelaihari dan Batibati

Diterbitkan

pada

Petugas PLN UP2B Kalselteng melaksanakan pemeliharaan Gateway SCADA di Gardu Induk Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Foto: pln

KANALKALIMANTAN.COM, PELAIHARI – PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UP2B Kalselteng) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan Gateway SCADA serta digitalisasi inspeksi aset di Gardu Induk (GI) Pelaihari dan GI Batibati.

Upaya tersebut menjadi bagian dari kinerja PLN dalam memastikan proses pemantauan, pengendalian, dan pengelolaan aset kelistrikan berjalan semakin andal dan efisien.

Gateway SCADA merupakan perangkat yang menghubungkan peralatan di GI dengan Regional Control Center (RCC) sehingga data operasional sistem kelistrikan dapat dipantau dan dikendalikan secara real time.

Baca juga: “Membingkai Inspirasi Lewat Kanvas” dalam Ruang Belajar Kreatif di Museum

Keandalan perangkat ini menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengoperasian sistem tenaga listrik yang cepat, akurat, dan andal.

Pemeliharaan Gateway SCADA dilakukan untuk memastikan komunikasi data antara gardu induk dan Regional Control Center (RCC) tetap berlangsung secara optimal. Melalui pemeliharaan tersebut, proses pemantauan dan pengendalian jaringan tenaga listrik dapat berjalan lebih efektif sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi lebih dini.

Selain itu, PLN juga memperkuat transformasi digital melalui sosialisasi penggunaan aplikasi Power Inspect kepada petugas operasional. Aplikasi ini mendukung proses inspeksi aset secara digital, mulai dari pencatatan kondisi peralatan, dokumentasi hasil inspeksi, hingga pemantauan tindak lanjut secara lebih efektif dan terdokumentasi.

Tim PLN UP2B Kalselteng memberikan sosialisasi penggunaan aplikasi Power Inspect kepada petugas GI sebagai bagian dari peningkatan efektivitas inspeksi aset berbasis digital. Foto: pln

Baca juga: Hari Musik Dunia 2026 “Muara” di Taman Budaya Kalsel

Manager PLN UP2B Kalselteng, Indrayadi, mengatakan, penguatan infrastruktur digital menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan.

“Keandalan sistem tenaga listrik tidak hanya ditentukan oleh kondisi peralatan di lapangan, tetapi juga oleh kualitas sistem pemantauan dan pengelolaan data. Melalui pemeliharaan Gateway SCADA dan pemanfaatan aplikasi Power Inspect, kami memastikan proses monitoring, pengendalian, dan inspeksi aset dapat berjalan lebih optimal sehingga mendukung kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat,” jelas Indrayadi.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan, transformasi digital menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Transformasi digital merupakan bagian dari kinerja PLN dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal dan adaptif. Melalui pemeliharaan Gateway SCADA serta penerapan aplikasi Power Inspect, kami memastikan proses monitoring, pengendalian, dan pengelolaan aset dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk terus meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” beber Riko.

Baca juga: Wakil Rakyat Palangka Raya Apreiasi kehadirian Wahana Anti Narkoba Center

Melalui penguatan infrastruktur digital dan penerapan inspeksi aset berbasis teknologi, PLN UP2B Kalselteng terus meningkatkan kinerjanya dalam menjaga keandalan sistem tenaga listrik. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi operasional PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. (Kanalkalimantan.com/adv)

Reporter: adv
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca