Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Pelukan Keibuan Tiga Wanita Hangatkan Anak Yatim Anggota Paskibraka HSU 

Diterbitkan

pada

Momen haru saat Ketua TP PKK HSU Hj Murniati, Ketua GOW HSU Hj Mayang Melani, dan Ketua DWP HSU Hj Mislena Marangkir memeluk Sintia Bella. Foto:diskominfohsu

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Di tengah momen pengukuhan anggota Paskibraka Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang penuh haru di aula Dr KH Idham Chalid, Sabtu (15/8/2026) malam, perjalanan Sintia Bella mencuri perhatian dan menyentuh hati seluruh hadirin.

‎Saat anggota lain saling berpeluk melepas rindu bersama keluarga, siswi Madarasah Aliyah (MA) Bustanul Ulum asal Desa Rantau Karau Hilir, Kecamatan Babirik, duduk sendirian tanpa didampingi satu pun sanak keluarga.

‎Kesendirian Sintia tak luput dari perhatian tiga perempuan terkemuka di HSU yang hadir dalam acara tersebut. Ketua TP PKK HSU Hj Murniati, Ketua GOW HSU Hj Mayang Melani, dan Ketua DWP HSU Hj Mislena Marangkir.

Baca juga : Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI 

Didorong naluri keibuan, ketiga ibu ini spontan menghampiri dan memberikan pelukan hangat secara bergantian kepada Sintia.

‎Isak tangis tak tertahankan pun pecah ketika terungkap bahwa Sintia adalah seorang anak yatim piatu yang tumbuh dalam keterbatasan ekonomi dan hidup bersama neneknya.

Selama masa pelatihan, ketekunan dan kesederhanaan Sintia sempat membuat pengasuh dan rekan-rekannya terenyuh. Sintia kerap terlihat canggung saat makan bersama, karena menu yang disajikan terasa asing baginya, cerminan kehidupan yang sangat bersahaja yang ia jalani sehari-hari.

Baca juga : 80 Pelajar Tergabung dalam Paduan Suara HUT ke-81 RI di HSU

‎Meski begitu, Sintia dikenal sebagai pribadi yang rajin, taat beribadah, dan tak pernah menyurutkan semangat.

“Kami mengetahui bahwa Sintia adalah anak yatim yang hidup bersama neneknya. Pelukan kami ini adalah bukti Sintia tidak sendiri dalam mengemban tugas mulia ini,” ucap Hj Murniati mewakili ketiga tokoh wanita tersebut.

‎Keterbatasan dan kekurangan kasih sayang orangtua sama sekali tidak meredupkan tekad dan semangat Sintia.

Baca juga : 36 Anggota Paskibraka Kabupaten HSU Dikukuhkan

Dengan kemauan yang kuat, ia membuktikan diri layak berdiri tegak sebagai salah satu putri terbaik daerah yang dipercaya mengemban amanah mengibarkan Bendera Pusaka.

Pelukan hangat dari ketiga wanita hebat itu menjadi penegas ketulusan, kerja keras, dan prestasi Sintia diakui, dihargai, dan dicintai oleh seluruh masyarakat. (Kanalkalimantan.com/dew)

‎Editor: bie


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca