PILKADA BANJARMASIN
Pelayanan Publik dan Infrastruktur sampai ‘Buncu’ Jadi Program Ananda-Mushaffa
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Kota Banjarmasin terus dilakukan Calon Wakil Wali Kota Banjarmasin Mushaffa Zakir. Kini giliran warga Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur, yang disambangi mantan anggota DPRD Banjarmasin tiga periode itu pada Senin (12/10/2020).
Dalam silaturahminya, salah satu warga Salawati, mengeluhkan masih minimnya perhatian pemerintah pada warga pinggiran, khususnya di sektor pendidikan.
“Masih banyak warga disini yang tidak mendapat bantuan pendidikan, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP). Padahal warga disini sangat membutuhkan itu untuk anak-anak mereka.
Apakah karena kami bermukim diperbatasan sehingga jadi tidak terdata?” ungkap Salawati.
Lalu masalah lainnya yang menjadi keluhan warga adalah sudah mulai kurangnya resapan air akibat masifnya pembangunan perumahan di wilayah kelurahan sungai lulut. Padahal masih banyak warga asli yang menggantungkan hidupnya di sektor pertanian.
“Kondisi air sawah sekarang ini tidak sebagus dulu. Itu karena area resapan air sudah berubah menjadi perumahan,” keluhnya.
Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Mushaffa mengatakan, salah satu komitmennya bersama Calon Walikota Banjarmasin Hj Ananda adalah mendorong pelayanan publik hingga pembangunan infrastruktur sampai ke buncu.
“Nah sampai ke buncu ini maksudnya sampai ke wilayah pinggiran di Kota Banjarmasin. Jadi baik itu pelayanan publik maupun pembangunan infrastruktur tidak hanya terkonsentrasi di wilayah pusat kota saja, tapi juga merata hingga ke wilayah pinggiran,” janji sarjana lulusan Universitas Al Azhar Kairo Mesir itu.
Bagi pasangan Nomor urut 4 dengan tagline berbenah bersama itu, pemerataan pelayanan publik maupun pembangunan infrastruktur sangatlah penting untuk mendorong kehidupan masyarakat Kota Banjarmasin yang lebih baik lagi kedepannya.
“Baik itu dalam hal ekonominya, kesehatannya, keamanannya hingga masalah pendidikannya,” tambahnya.
Kemudian terkait masalah sektor pertanian yang tergerus oleh sektor perumahan, dirinya berjanji kedepannya akan mencarikan solusi agar pembangunan perumahan tetap memperhatikan kesimbangan lingkungan yang ada di sekitarnya.
“Khususnya untuk tetap menjamin ketersediaan resapan air maupun lingkungan yang hijau,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/ril)
Editor: Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluNapi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
-
HEADLINE3 hari yang lalu300 Pompa Tak Mampu Jinakkan Karhutla Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluISPA di Kapuas Capai 2.465 Kasus, Kecamatan Selat Tertinggi
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPosko Induk Karhutla Kapuas Kedatangan Gubernur Kalteng
-
Kota Palangkaraya2 hari yang laluPembunuh IRT di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri


