Connect with us

DPRD BANJARBARU

Pelantikan Anggota DPRD Banjarbaru Akan Diwarnai Demo, Mahasiswa Siapkan “PR” Untuk Wakil Rakyat

Diterbitkan

pada

Suasana di Kantor DPRD Banjarbarbaru sebelum acara pelantika besok. Foto : Rico

BANJARBARU, Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarbaru periode 2019-2024, Rabu (9/10) besok, akan diwarnai aksi demonstrasi dari ratusan mahasiwa.

Koordinator Lapangan (Koorlap) aksi demo, Wira, mengatakan dalam aksi unjuk rasa besok, pihaknya akan menyampaikan aspirasi serta mengiginkan adanya komitmen dari para Wakil Rakyat yang baru dilantik.

“Kita ingin adanya semacam nota kesepahaman (MoU) yang mana perwakilan DPRD menyatakan komitmen bersama untuk melaksanakan sumpah janji dan jabatan selaku wakil rakyat,” katanya kepada kanalkalimantan.

Wira menuturkan, bahwa nantinya ada kurang lebih empat point yang akan disampaikan dengan mengangkat isu-isu daerah khususnya di kota Banjarbaru dan nantinya akan disampaikan oleh setiap perwakilan lembaga.

“Acara pelantikan besok, kami memberikan PR yaitu permasalahan-permasalahan yang belum diselesaikan dan masih belum disuarakan oleh rakyat atau golongan-golongan yang dirugikan. Seperti peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhurla),” lanjut mahasiswa Uniska tersebut.

Tidak hanya penyampaian aspirasi saja, Wira juga berencana akan menggelar dialog dengan wakil rakyat terpilih. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa sejak dilantiknya anggota dewan yang baru sebagai bentuk pengawalan terhadap kinerja DPRD Banjarbaru kedepannya.

“Kita (massa mahasiwa) ingin ikut terlibat didalam hal tindak duduk apa yang dilakukan oleh wakil rakyat sejak awal. Misalkan ada penyelewangan atau hal-hal yang malah merugikan orang banyak, kita kawal,” tandasnya.

Diketahui massa berasal dari enam organisasi dibawah naungan organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung Plus. Ke enam organisasi tersebut terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia (KMHDI).

Tercatat dari masing-masing organisasi akan menurunkan 10 orang, hingga bisa dipastikan sudah ada 60 mahasiswa yang akan turun. Selain itu, ada tambahan massa dari para mahasiswa organisasi kampus disekitaran kota Banjarbaru, baik itu Uniska, Uvaya, dan ULM. Rencananya aksi demo ini akan dimulai sekitar pukul 11.00 Wita.

Sementara itu, anggota DPRD Banjarbaru terpilih periode 2019-2024, AR Iwansyah, mengatakan pihaknya menyambut baik dengan adanya penyampaian aspirasi dari mahasiswa pada acara pelantikan besok. Dirinya, juga menuturkan bahwa tidak akan menolak jika diadakannya dialog dengan massa nantinya.

“Intinya kami (DPRD Banjarbaru) terbuka dengan aksi demo besok. Meski kami belum mengetahui point-point apa saja yang akan disampaikan, tapi pasti akan kami dengarkan dan sebisa mungkin untuk ditindak lanjuti.  Kalau pointnya berskala nasional, maka akan kami sampaikan ke Provinsi dan Pusat,” katanya.

Iwansyah sendiri berharap aksi demonstrasi besok akan berjalan damai dan tertib. Diharapkannya juga aparat kepolisian dapat bekerja profesional dan proporsional dalam menjaga demonstrasi nantinya. “Saya percaya bahwa adik-adik mahasiswa datang dengan aksi damai untuk menyuarakan aspirasi, sehingga tidak perlu adanya tindakan represif aparat yang membuat massa terpancing,” pungkasnya.  (rico)

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->