HEADLINE
Pelantang Suara Toa Diatur, Begini Penjelasan Kepala Kantor Kemenag Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Aturan baru mengenai penggunaan pelantang suara alias toa masjid dan musala ramai menjadi perbincangan dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu menjadi pembahasan lantaran melalui Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022, disebutkan volume pengeras suara dibatasi maksimal 100 desibel. Serta menggunakan pengeras suara dalam dan luar.
Pengaturan pelantang suara bertujuan untuk memastikan penggunaan pengeras suara tidak menimbulkan potensi gangguan ketenteraman, ketertiban, dan keharmonisan antar warga masyarakat, diperlukan pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan musala bagi pengelola (takmir) masjid dan musala.
Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru memastikan akan tetap menyosialisasikan kepada masyarakat terkait SE Menag Nomor 05 tahun 2022, sebab Kemenag Banjarbaru sebagai pelaksana atau perpanjangan tangan dari Menag.
Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, Mahrus mengatakan, sebagai perpanjangan tangan dari pusat, Kemenag Banjarbaru akan menyampaikan serta mensosialisasikan SE Menag Nomor 05 tahun 2022 tersebut kepada masyarakat.
Baca juga: 12 Pejabat Pemko Banjarbaru Belum Laporkan Harta Kekayaan
“Akan kami sampaikan kebijakan tersebut kepada masyarakat, tapi mengikuti atau tidaknya kami kembali kepada masyarakat,” sebutnya, Selasa (8/3/2022).
Diungkapkan Mahrus, melihat kondisi Kota Banjarbaru sekarang tidak terlihat kondusif terkait adanya SE tersebut. Namun dikatakannya Kemenag terlebih dulu akan menyosialisasikan melalui penyuluh agama, kepala madrasah dan stakeholder lainnya terkait kebijakan tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Banjarbaru, Mahrus. Foto: ibnu
“Tetap kita sampaikan, pengambilan kebijakan kita kembalikan kepada masyarakat, karena di SE ini juga tidak ada sanksi,” tegasnya.
Mahrus mengatakan terkait kebijakan tersebut dirinya mempersilahkan untuk masyarakat untuk memilih, Kemenag hanya menyampaikan bahwa ada kebijakan mengenai rambu-rambu dalam penggunaan pengeras suara dengan tujuan untuk menjaga harmonisasi antar masyarakat.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu11 Korban Kapal Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan
-
HEADLINE3 hari yang laluUdara Palangka Raya Disebut Normal, Warga: Coba Berkantor Sebulan di Sini
-
Kalimantan Selatan15 jam yang lalu32 Korban Kapal Virgo Proses Identifikasi, 25 Orang Berhasil Diidentifikasi
-
Budaya2 hari yang laluPentas Seni “Tujuh Sumbu Budaya di Nagara Dipa”
-
PTAM INTAN BANJAR1 hari yang laluPTAM Intan Banjar dan Pemko Banjarbaru Jawab Tantangan Krisis Air Bersih dan Penanganan Karhutla
-
Lifestyle3 hari yang laluPestapora 2026 Bareng BRImo, Dapatkan Ragam Hadiah Spesial


