Bisnis
Pasar Wadai Ramadhan Rampung, Siap Diisi 160 Stand Kuliner Khas Banjar
BANJARMASIN, Stand-stand pasar wadai di Taman Kamboja Banjarmasin sudah selesai dibangun dan tampak berdiri. Berbeda dengan tahun sebelumnya pasar wadai Ramadhan berada di Jalan RE Martadinata, depan Balaikota Banjarmasin.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhaq mengatakan, memang ada sejumlah perbedaan dibanding sebelumnya, terutama soal lokasi pasar wadai Ramadhan.
“Pemasangan stand sudah dilakukan. Sehingga pada pembukaan nanti, segalanya sudah siap,†ujar Ikhsan Alhaq.
Rencananya, pasar wadai Ramadhan akan diisi 300 tenant, 70 persen diantaranya menjual kuliner khas Banjar, sementara sisanya makanan daerah luar.

Pasar wadai Ramadhan akan diisi sejumlah hiburan. Diantaranya berbagai lomba dan fashion show, selain itu ada pula kegiatan hiburan akustik dan musik lainnya.
“Setiap pekannya juga akan digelar kegiatan berbeda, diantaranya kelas memasak, fashion show, hiburan dari finalis D’Academy dari Banjarmasin dan penampilan kain sasirangan. Serta adanya parade hadrah,†beber Kadisbudpar Banjarmasin.
Ia juga menyampaikan untuk anggaran yang dikeluarkan pada pasar wadai kali ni mencapai Rp 150 juta. Angka itu ujarnya khusus untuk pembukaan, sementara sisanya dari biaya sponsor.
Kemudian, Ikhsan menjelaskan mengenai pedagang yang boleh dan tidak boleh berjualan di pasar wadai Ramadhan. Khusus untuk PKL yang tidak terdata, sebutnya, dilarang untuk menggelar dagangan. Pihaknya akan dibantu pengawasan Satpol PP Banjarmasin saat pelaksanaan nanti.

Ia menegaskan, apabila ada pedagang yang melakukan jual beli stand, apalagi atas nama Pemkot Banjarmasin, akan diberikan sanksi tegas. Bahkan tidak ada dispensasi atas pelanggaran tersebut.
“Belajar dari kasus tahun sebelumnya. Kali ini tidak ada dispensasi bagi pedagang yang jual beli stand dan akan kami blacklist,†tegasnya.
Pasar wadai Ramadhan Kota Banjarmasin akan buka menjelang sore, hingga maksimal pukul 23.00 Wita. Pada jam berbuka, diagendakan untuk istirahat semua kegiatan. Adapun jumlah stand yang berdiri sekitar 160 untuk stand dagangan tradisional. Kemudian sekitar 21 stand untuk sponsor dan ada pula stand untuk food court. (mario)
Editor:Bie
-
HEADLINE3 hari yang laluProyek Strategis Kalsel: Jembatan Pulau Laut, Jalan Lintas Tengah, KEK Mekar Putih
-
HEADLINE2 hari yang laluPembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Disiapkan Rp150 Miliar
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluSatgas PKH Sita Tambang Batu Bara Milik Samin Tan di Kalteng
-
HEADLINE2 hari yang laluUji Coba Mikrotrans Listrik Banjarmasin, Menuju Transportasi Umum Ramah Lingkungan
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





