Dispersip Kalsel
Palnam Peduli Menyisir Empat Desa di Martapura Barat, Antar Bantuan ke Guru MIS Nurul Fata hingga Antasan Sutun
KANALKALIMANTAN.COM. BANJARMASIN – Korban banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) masih perlu bantuan, setelah dua pekan berlalu. Permukiman masih terendam, aktivitas warga masih terbatas, bekerja pun tak bisa di tengah tuntutan dapur harus tetap ngebul.
Di tengah keprihatinan warga itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel ikut menyalurkan paket Sembako bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.
Dinas yang bergelut pada bidang literasi ini menyisir sejumlah desa di Kecamatan Martapura Barat. Di mulai dari penyerahan paket Sembako kepada guru-guru di Madrasah Ibtidayah Swasta (MIS) Nurul Fata, Desa Telok Selong. Tim Palnam Peduli melanjutkan perjalanan penyaluran paket Sembako ke Desa Sungai Rangas, Desa Keliling Benteng, Desa Antasan Sutun hingga terakhir ke Desa Tajau Landung.
Empat desa di wilayah Kecamatan Martapura Barat tersebut, masih terendam banjir, bahkan beberapa warga masih tinggal di posko-posko pengungsian, karena rumah mereka masih tergenang, meski debit air mulai surut.

Tim Palnam Peduli antar paket Sembako kepada dewan guru MIS Nurul Fata, Desa Telok Selong, Kecamatan Martapura Barat, Kamis (28/1/2021). Foto: dispersip kalsel
“Alhamdulillah, kami gurur-guru di MIS Nurul Fata menerima bantuan ini,” kata guru Fadlan, salah satu guru honorer di MIS Nurul Fata ketika menerima paket sembako Pemprov Kalsel yang disalurkan tim Palnam Peduli, Kamis (28/1/2021).
Sekadar diketahui, guru-guru di MIS Nurul Fata termasuk dari sekian ribu korban banjir Kalsel. “Guru-guru di sini semuanya honorer, semuanya juga termasuk korban banjir yang rumah masing-masing terendam,” kata guru Fadlan.

Palnam Peduli serahkan bantuan di Desa Keliling Benteng, Martaoura Barat, Kamis (28/1/2021). Foto: dispersip kalsel
Selain menyerahkan paket Sembako kepada dewan guru MIS Nurul Fata Telok Selong, tim Palnam Peduli yang dipimpin langsung Kadispersip Kalsel dra Hj Nurliani Dardie bergerak mendatangi posko pengungsian banjir di Desa Sungai Rangas, Desa Antasan Sutun, Desa Keliling Benteng dan Desa Tajau Landung, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.
“Ada sekitar 400 paket sembako dari Pemprov Kalsel yang tadi kita bagi ke beberapa desa, termasuk guru-guru MIS Nurul Fata,” kata Bunda Nunung.

Palnam Peduli menyerahkan paket Sembako dari Pemprov Kalsel kepada warga korban banjir di Desa Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat, Kamis (28/1/2021). Foto: dispersip kalsel
Selain menyerahkan paket Sembako titipan Pemprov Kalsel, tim Palnam Peduli juga menyalurkan bantuan sembako hasil donasi internal pegawai Dispersip Kalsel. “Mudah-mudahan ini semua bermanfaat dan menjadi barokah,” kata Bunda Nunung. (kanalkalimantan.com/bie)
Reporter: bie
Editor: kk
-
Kabupaten Kotabaru2 hari yang laluKecelakaan Laut di Perairan Kotabaru, Satu Hilang Kapten Kapal Meninggal
-
HEADLINE3 hari yang laluUnjuk Rasa “Reformati Indonesia” di Banjarmasin, Mosi Tak Percaya Wakil Rakyat Kalsel
-
DPRD BANJARBARU1 hari yang laluKetua DPRD Banjarbaru Gusti Rizky Diganti
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluKafilah HSU Dilepas Menuju MTQ Ke-37 Kalsel di Batola
-
DPRD BANJARBARU1 hari yang laluDPRD Banjarbaru Sahkan Dua Perda
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu3.232 Orang Menutup Gelombang Pertama Debarkasi Haji Banjarmasin


