Kota Banjarmasin
Oknum Jukir di Taman Kamboja Diduga Meraba Dada Mahasiswi, Sang Pacar Curhat di Medsos Tapi Tak Lapor
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Jagat maya Banjarmasin geger dengan curhatan pelecehan seksual yang dialami oleh seorang perempuan yang masih berstatus mahasiswa.
Kejadian pelecehan terjadi di parkiran Taman Kamboja Kota Banjarmasin dan diduga dilakukan oleh oknum juru parkir (jukir) pada Sabtu (3/5/2023) lalu sekitar pukul 23.00 Wita.
Melalui media sosial @curhatanulm pacar korban yang tidak diketahui identitasnya pertama kali menceritakan dugaan pelecehan yang dialami oleh pacarnya sesuai jalan di Taman Kamboja Banjarmasin hingga menyebar ke akun media mainstream lainnya.
Diceritakan, saat hendak mengambil motor di parkiran sekitar taman tepatnya di depan toko bahan kue ada empat jukir yang berjaga. Salah seorang jukir membantu menarik motornya tanpa ada gerak-gerik mencurigakan.
Baca juga: Musisi Banua Menggugat “Nasib Force One Buruk”
“Dia (jukir) kelihatan baik banget, sehingga aku gak tau niat buruknya etika dia begitu,” kata pacar korban.
Belakangan, diketahui saat pelaku membantu menarik motor korban keluar parkir saat itulah pelecehan seksual terjadi dan dialami oleh korban si perempuan yang dibonceng.
Menurutnya, semula korban tidak berani menyampaikan pelecehan yang dialaminya dan hanya menangis saat dibonceng pulang menggunakan sepeda motor.
“Hampir sampai rumah aku paksa nanya kenapa, dia bilang kena raba dadanya oleh om parkiran tadi,” ujarnya.
Sementara itu, dugaan pelecehan tersebut telah diketahui oleh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo. Namun, hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Baca juga: Secuil Kristal Haram, Warga Tangga Ulin Hilir Meringkuk di Penjara
“Kami sudah mencoba menanyakan identitas korban untuk melapor, namun korban belum berani melapor kepada kami dan memberikan identitas,” kata Kapolresta Banjarmasin, Senin (5/6/2023) kemarin.
Dirinya pun mengimbau untuk korban berani melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sabana juga menjamin keamanan korban maupun kerahasiaan identitas pelapor.
“Percayalah identitas pasti kami sembunyikan tolong kami dibantu agar kami bisa ungkap secepatnya,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluLima Jembatan Rusak di Banjarmasin akan Diperbaiki
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab – DPRD Kapuas Sinkronkan Agenda Sidang 2026
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPersiapan Peringatan 500 Tahun Kota Banjarmasin
-
Komunitas1 hari yang laluKebersamaan PRTB Banjarmasin dalam Reuni dan Halalbihalal
-
DPRD KAPUAS3 hari yang laluDPRD Kapuas Susun Jadwal Persidangan 2026
-
DPRD KAPUAS3 hari yang lalu10 Raperda Mulai Dibahas DPRD Kapuas, Pansus LKPj dan Raperda Dibentuk





