Otomotif
Nostalgia KDX dan KX Series, Kawasaki Luncurkan KLX150L Nuansa Retro
PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) baru saja merilis KLX150L di Indonesia. Meski tanpa selebrasi, asyiknya motor ini secara resmi bisa dibeli mulai akhir Oktober 2019 alias pamungkas bulan ini.
Ditengok dari produk-produk yang mengusung tipe petualang, motor satu ini cukup berbeda. Apa pasal?
Sosoknya bernuansa retro, dengan striping yang mengingatkan pada sosok Kawasaki KDX dan KX Series yang populer di era 1980-an. Jelas nuansa keren serta nostalgia tak terhindarkan.
“Tipe ini belum pernah ada di line-up KLX150 KMI sebelumnya,†demikain tulis perusahaan dalam keterangannya.
Sebagai informasi, spesifikasi teknis motor ini adalah total panjang 2,080 mm yang membuat sosoknya memiliki panjang ideal. Dilengkapi lebar mencapai 830 mm yang membuat motor tampak kokoh. Lantas posturnya menjulang setinggi 1,155 mm. Dengan jarak sumbu roda depan dan roda belakang adalah 1,340 mm.
Road Clearance setinggi 295 mm membuat motor ini mampu melibas segala medan, serta seat high setinggi 870 mm yang membuat kaki rider mampu menapak di tanah. Bobot motor sendiri ditopang ban depan diameter 19 inci dan belakang 16 inci.
Motor ini diklaim memiliki power maksimal sebesar 8.6 kW {12 PS} / 8,000 min-1, dan torsi maksimal 11.3 Nm [1.2 kg m] / 6,500 min-1. Motor ini juga telah dilengkapi dengan electric dan kick starting system.
KLX150L ini hadir dalam dua varian warna, yaitu hitam dan hijau. Masing-masing dibanderol Rp 30,8 juta untuk warna hitam dan Rp 31,9 juta untuk warna hijau (off the road Jakarta). (suara.com)
Editor : Bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluIni Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluStadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan
-
HEADLINE2 hari yang laluHendak Tawuran, 16 Remaja Bawa Sajam Diamankan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBerbagi Semangat Mengaji dengan Dansatgas TMMD di TPA Al Ikhlas
-
Kabupaten Balangan3 hari yang lalu“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluBanjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri


