HEADLINE
Minyak Goreng Turun Harga di Mini Market, Ludes Diserbu Emak-emak di Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Minyak goreng dalam kemasan di sejumlah mini market di Banjarbaru ludes diserbu emak-emak alias ibu rumah tangga.
Ya, harga minyak goreng turun menyusul aturan pemerintah yang memantok harga tertinggi Rp14.000 per liter. Untuk harga minyak goreng kemasan 2 liter yang tadinya berkisar Rp40 hingga Rp42 ribu menjadi hanya Rp28 ribu. Begitupun untuk harga kemasan 1 liter dan 5 liter juga turun.
Pantauan Kanalkalimantan.com, di salah satu mini market pegawainya sempat dibikin kewalahan karena banya yang membeli minyak goreng, mayoritas emak-emak.
Pegawai mini market, Ahmad Rafiqi mengatakan, sedari pagi tadi pagi antrean sudah mulai terlihat dan menjelang sore stok minyak goreng sudah mulai habis.
Baca juga : TOK! RUU IKN SAH Menjadi Undang-Undang
“Ini kosong karena sudah habis,” katanya
Meskipun stok minyak goreng sudah habis, katanya masih saja banyak pembeli yang datang dan bertanya.
Dijelaskannya, antrean pembeli mulai dari pintu masuk hingga dinding belakang, atau kurang lebih 10 meter. Yang diperkiraan ludes hampir 100 dus minyak goreng kemasan.
Dalam 1 karton minyak goreng kemasan 2 liter berisi 6 pouch, sedang 1 liter berisi 12 pouch. Yang artinya sudah ratusan liter minyak goreng terjual dalam waktu kurang dari setengah hari.
“Semua merek harga sama, 1 liter harga 14 ribu, 2 liter 28 ribu dan 5 liter 70 ribu,” detailnya.
Baca juga : KSBN Barsel Siap Bersinergi Majukan Seni Budaya
Meski demikian, lanjutnya satu orang pembeli hanya boleh membeli 2 pouch minyak goreng. Itu, untuk minyak goreng kemasan 1 liter dan 2 liter. Untuk yang ukuran 5 liter dalam jirigen hanya boleh 1 buah per pembeli.
Turun harga ini, kata Ahmad karena mengikuti aturan pemerintah. Sehingga menurutnya, harga hari ini dan ke depan akan tetap sama.
“Ya sudah turun harga, besok juga masih sama,” tuntasnya.
Sementara itu pegawai mini market di lokasi berbeda, Huda menyampaikan kondisi serupa.
“Stok sudah habis, sekitar puluhan dus habis baru saja,” ucapnya.
Baca juga : Pembangunan Kantor Golkar Barsel Ditarget Rampung Februari
Menurutnya, pembeli tidak perlu berburu minyak goreng dalam kemasan karena harga memang sudah turun.
“Tidak perlu khawatir, harga minyak goreng sudah turun dari pemerintah,” yakinnya.
Salah satu emak-emak yang membeli minyak goreng, Nurul mengaku sudah mulai mengantre minyak goreng sejak siang.
“Ketika tahu ada promo langsung menyerbu ke mini market ini,” katanya.
Pembeli lainnya Jumiati tak seberuntung Dewi, lantaran dirinya mengaku terlambat mendapatkan kabar minyak goreng turun harga.
“Saya baru pulang kerja langsung ke sini tapi sudah habis, dapat infonya telat,” katanya.
Harga minyak goreng yang sudah turun ini, dirinya berharap normal untuk seterusnya.(kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : Ibnu
Editor : bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
HEADLINE2 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
NASIONAL2 hari yang laluMenkomdigi di HPN: Pers Tak Boleh Kalahkan Kepercayaan Publik Demi Kecepatan dan Algoritma


