Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Milenial Cinta Produk Lokal, Pelatihan Sasirangan Pewarna Alami

Diterbitkan

pada

Pelatihan pembuatan kain sasirangan dengan pewarna alami oleh DPD KNPI HSU. Foto : dew

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sukses menggelar pelatihan pembuatan sasirangan pewarna alami, DPD KNPI Hulu Sungai Utara (HSU) besama dengan Duta GenRe HSU berupaya membentuk karakter pemuda yang cinta akan budaya lokal.

Hal ini seperti dikemukakan Ketua DPD KNPI HSU, Almien Ashar Safari, dalam kegiatan pelatihan kepada 15 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang sosial dan pendidikan di rumah produksi ECOmel Sasirangan, Desa Telaga Sari, Kecamatan Amuntai Selatan selama tiga hari Jumat-Sabtu (9-11/10/2020).

Pelatihan tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk memfasilitasi pembentukan karakter pemuda yang cinta akan budaya lokal, turut serta dalam melestarikan lingkungan.

Menurut Almien, di masa pandemi Covid-19 ini, generasi muda tidak boleh hanya menjadi kaum rebahan saja, tapi harus produktif melalui karya-karya dan kegiatan positif.



“Di momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, mari kita sebagai pemuda yang memegang estafet pembangunan bangsa terus berbenah diri agar menjadi individu yang berkualitas,” ujarnya.

Almien menambahkan kegiatan pelatihan pembuatan sasirangan warna alam ini juga dimaksudkan untuk mendukung misi pemerintah kabupaten Hulu Sungai Utara menuju HSU Mantap, yaitu maju, mandiri, sejahtera, agamis, dan produktif.

Almien berharap seluruh peserta tidak menyimpan ilmu yang diajarkan untuk diri sendiri saja, melainkan harus disebarluaskan kepada orang lain.

Kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda mengangkat tema “push your self, improve your skill, reach your dreams”.

Saat ditemui kanalkalimantan.com, Senin (12/10/2020) Zainal Fuad, instruktur pelatihan sasirangan warna alam dari ECOmel Sasirangan yang juga merupakan Duta GenRe HSU berharap seluruh peserta yang sudah memiliki keterampilan membuat sasirangan terus mengembangkan potensi diri. Terampil dalam membuat sasirangan sehingga HSU tidak perlu lagi memesan sasirangan ke luar daerah.

“Sasirangan adalah kain khas Kalimantan Selatan, sebagai agen promosi kebudayaan daerah kita harus tahu, faham, dan mampu mempraktikkan cara membuat sasirangan,” pungkas Fuad.(kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : Dew
Editor : Bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->